Cegah Stroke, Lakukan Beberapa Perubahan Gaya Hidup Berikut Ini

    Raka Lestari - 14 September 2020 11:01 WIB
    Cegah Stroke, Lakukan Beberapa Perubahan Gaya Hidup Berikut Ini
    Memilih makanan dan camilan yang sehat dapat membantu Anda mencegah stroke. Pastikan Anda mengonsumsi buah-buahan dan sayuran segar dalam jumlah yang cukup. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Pemilihan gaya hidup yang dilakukan dapat memberikan dampak terhadap risiko Anda untuk terkena stroke. Dan untuk menurunkan risiko tersebut, para dokter menyarankan untuk melakukan perubahan gaya hidup. Gaya hidup yang sehat dapat menurunkan risiko untuk terkena stroke.

    Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, berikut ini adalah beberapa gaya hidup yang dapat membantu mencegah stroke:

    Diet sehat

    Memilih makanan dan camilan yang sehat dapat membantu Anda mencegah stroke. Pastikan Anda mengonsumsi buah-buahan dan sayuran segar dalam jumlah yang cukup. Mengonsumsi makanan yang rendah lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol, serta kaya akan serat dapat mencegah kolesterol tinggi. Selain itu, membatasi asupan garam (sodium) pada makanan dapat menurunkan tekanan darah. Kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko terkena stroke.

    Menjaga berat badan ideal

    Mengalami kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan risiko terkena strok. Untuk mengetahui berat badan ideal, para dokter biasanya menentukannya dengan menghitung body mass index (BMI). Dokter juga biasanya menggunakan ukuran lingkar pinggang dan panggul untuk mengetahui kelebihan lemak.

    Melakukan aktivitas fisik

    Aktivitas fisik dapat membantu Anda memiliki berat badan ideal dan menurunkan tingkat kolesterol dan tekanan darah. Untuk orang dewasa, secara umum melakukan 2,5 jam olahraga intensitas sedang atau olahraga aerobik setiap harinya dapat bermanfaat. Sedangkan pada anak-anak dan remaja, usahakan untuk melakukan aktivitas fisik setidaknya 2 jam setiap harinya.

    Tidak merokok

    Merokok dapat meningkatkan risiko untuk terkena stroke secara signifikan. Jika Anda tidak merokok, sebaiknya tidak pernah mencobanya sama sekali. Akan tetapi, jika Anda memiliki kebiasaan merokok sebaiknya segera menghentikannya agar mengurangi risiko stroke. Konsultasikan ke dokter sehingga mereka bisa membantu Anda untuk berhenti merokok.

    Membatasi alkohol

    Menhindari atau membatasi konsumsi alkohol sangat baik untuk mengurangi risiko Anda terkena stroke. Menurut CDC, pria sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari dua gelas alkohol setiap harinya. Sedangkan wanita, tidak lebih dari satu gelas minuman beralkohol setiap harinya.



    (YDH)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id