Apakah Penggunaan Face Shield Lebih Baik Dibandingkan Masker?

    Raka Lestari - 02 Juni 2020 18:08 WIB
    Apakah Penggunaan <i>Face Shield</i> Lebih Baik Dibandingkan Masker?
    Ilustrasi-Unsplash
    Jakarta: Akhir-akhir ini penggunaan face shield semakin meningkat di tengah pandemi covid-19. Banyak orang yang menggunakan face shield ketika sedang bepergian keluar rumah. Beberapa orang juga menganggap bahwa penggunaan face shield lebih baik dibandingkan masker. Akan tetapi, apakah hal tersebut benar?

    Dilansir dari Health, berdasarkan sebuah artikel opini yang diterbikan dalam JAMA pada 29 April lalu, para dokter di Lowa, Amerika Serikat menyarankan untuk menggunakan face shield dibandingkan masker.

    Pada artikel tersebut disebutkan bahwa face shield lebih mudah dibersihkan dibandingkan masker kain dan lebih mudah untuk bernapas ketika sedang digunakan. Penggunaan face shield juga mencegah si pemakai menyentuh wajah mereka. Sementara masker kain hanya menutupi hidung, pipi, dan mulut.

    Meskipun begitu, pendapat para ahli mengenai hal tersebut cukup bervariasi. Dokter spesialis penyakit menular dan ketua kedokteran di NYU Winthrop Hospital, Bruce Polsky, MD, mengatakan bahwa penggunaan face shield merupakan tambahan selain masker, bukan sebagai pengganti masker.

    “Penggunaan face shield juga sebaiknya digunakan oleh para tenaga kesehatan, di mana ada risiko penyebaran aerosol dari penyakit dan ketika social distancing tidak bisa dilakukan,” ujar Dr Polsky.

    “Poinnya adalah face shield adalah untuk memberikan perlindungan ekstra dan melindungi mata dari seseorang yang dicurigai terkena covid-19,” ujar Dr Polsky.

    Dalam prosedur keamanan untuk pencegahan covid-19, face shield dijadikan pelindung dari potensi kontaminasi covid-19. Setidaknya itu yang dikatakan Charles Bailey, MD, direktur medis untuk pencegahan penyakit di St. Joseph Hospital and Mission Hospital di Orange County, California.

    “Ini membantu ketika stok APD minim karena face shield bisa dibersihkan, bahkan setelah digunakan," terang Bailey.

    Pada intinya adalah, face shield merupakan salah satu bagian penting dalam pemakaian APD bagi tenaga kesehatan. Akan tetapi, untuk masyarakat umum yang tidak berada dalam risiko tinggi mungkin tidak terlalu dibutuhkan penggunaan face shield.

    Untuk itu, meskipun penggunaan face shield lebih mudah dibandingkan masker kain, Dr Bailey mengatakan bahwa ada beberapa kekurangan dalam menggunakan face shield. Seperti bisa mengganggu pandangan terutama ketika lapisan bening pada face shield menjadi berembun.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id