• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Atasi Sakit Kepala karena Otot Rahang

Torie Natalova - 08 November 2018 15:15 wib
Bahu, leher dan rahang yang sangat ketat dapat memicu sakit
Bahu, leher dan rahang yang sangat ketat dapat memicu sakit kepala tegang yang terus menerus. (Foto: Aiony Haust/Unsplash.com)

Jakarta: Bahu, leher dan rahang yang sangat ketat dapat memicu sakit kepala tegang yang terus menerus. Masseter adalah otot tebal yang menghubungkan tulang rahan dan tulang pipi serta memainkan peran utama dalam mengunyah.

Jika Anda mengatupkan rahang Anda yang sering dilakukan sebagian orang saat stres, maka Anda berisiko mengencangkan otot ini.

Rahang yang mengetat atau tegang dapat memicu reaksi yang membatasi otot-otot lain di kepala dan leher, termasuk sekelompok otot di dasar tengkorak Anda juga otot leher.

Ketika kekuatan ini terlalu besar, Anda bisa mengalami sakit kepala karena tegang.

Untuk mengatasi sakit kepala karena otot masseter ini, Anda dapat melakukan pijatan otot masseter sederhana.

Caranya, letakkan bantalan jari-jari di otot masseter.

Lalu, buka rahang selebar yang Anda mampu, tutup mulut Anda dan ulangi sampai Anda merasakan pelepasan otot.

Lakukan pijatan tersebut beberapa kali dalam sehari, terutama jika Anda terbiasa mengatupkan gigi ketika Anda sedang stres.




(TIN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.