Mengobati Luka dengan Ludah, Ini Penjelasan Ahli

    A. Firdaus - 15 September 2020 15:14 WIB
    Mengobati Luka dengan Ludah, Ini Penjelasan Ahli
    Ilustrasi-Freepik
    Jakarta: Dulu, orang tua kita mungkin pernah mengoleskan ludahnya ke luka sehabis kita terjatuh. Mereka berharap, luka tersebut tak mengeluarkan darah.

    Kini, beberapa ahli mengomentari terkait pertolongan pertama pada kecelakaan ala orang tua kita dulu. Seperti yang diutarakan dr. Adisaputra Ramadhinara, Certified Wound Specialist Physician.

    "Air liur atau ludah punya kandungan anti bakteri. Sebab rongga mulut salah satu daerah di tubuh yang kumpulan bakterinya banyak sekali," ujar dr. Adi di acara Hansaplast First Aid Day Live Talk di Instagram.

    Sayangnya, dr. Adi tak merekomendasikan cara tersebut. Meski mungkin, itu menjadi cara paling cepat, sebagai pengganti air mengalir.

    "Kita sebaiknya membersihkan luka dengan air yang cukup. Tujuannya sama, yaitu membersihkan kulit atau titik robekan dari benda asing yang menempel di luka kita," terangnya.

    Namun, air liur atau ludah dinilai tidak etis, tidak efektif, dan tidak disarankan. Jadi lebih baik menggunakan air yang cukup, karena kita tak pernah tahu seberapa banyak air yang dibutuhkan ketika mengalami luka.

    (FIR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id