• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 21 OKT 2018 - RP 46.708.723.881

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Selain Menstruasi, Ketahui Lima Penyebab Kram Perut

Raka Lestari - 10 Oktober 2018 10:17 wib
(Foto: Health)
(Foto: Health)

Jakarta: Mungkin beberapa wanita pernah merasakan rasa kram di perut tetapi bukan karena menjelang atau saat akan memasuki masa menstruasi. Tentu saja hal ini membuat Anda bertanya-tanya apa penyebab dari kram di perut tersebut? 

"Kram di perut bagian bawah (di bawah pusar) bisa menjadi tanda atau gejala banyak hal," ujar Dr Mia Finkelston, dokter keluarga bersertifikat kepada Elite Daily. 

Berikut ini adalah beberapa kemungkinan Anda mengalami rasa kram di perut selain karena menstruasi.

1. Pertanda masa ovulasi

Dr Finkelston menjelaskan "Kram yang terkait dengan menstruasi dapat terjadi selama ovulasi, pertengahan siklus, dan ketika sel telur dilepaskan untuk kemungkinan pembuahan," katanya. 

"Ketidaknyamanan ini bisa datang dan pergi pada waktu-waktu tertentu dalam sebulan, atau bisa lebih konstan, kadang-kadang menyebar ke punggung atau paha."

2. Infeksi saluran kemih (ISK)

Menurut Dr Natasha Bhuyan, rasa tidak nyaman di perut bisa menjadi efek samping dari infeksi saluran kemih (ISK), gejala batu ginjal, atau bahkan tanda kanker kandung kemih. Perhatikan gejala lain yang Anda alami bersamaan dengan kram Anda untuk membantu Anda mengetahui secara pasti. 

"Batu ginjal kemungkinan akan menyebabkan rasa sakit di punggung bawah Anda dan mungkin menyebabkan darah dalam urine, sementara ISK biasanya menyebabkan rasa panas saat buang air kecil," katanya.

3. Irritable bowel syndrome (IBS)

The Anxiety and Depression Association of America menjelaskan bahwa irritable bowel syndrome (IBS) adalah gangguan yang dapat menyebabkan kram perut dan sakit perut. Meskipun tidak ada obat resmi untuk IBS, asosiasi tersebut mengatakan bahwa perubahan pola makan terkadang dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan.  Klinik Cleveland menyarankan untuk menambahkan banyak makanan kaya serat seperti kacang dan buah kering untuk makanan Anda, dan menjaga asupan susu dan kafein Anda seminimal mungkin.

4. Gas berlebihan

Gas berlebih dalam perut juga bisa menyebabkan rasa kram di perut Anda. Pada dasarnya, ketika Anda kembung udara akan mendorong ke depan dan meregangkan dinding perut Anda dan membuatnya sakit. Cobalah beberapa pose yoga yang membantu meredakan sakit perut, dan pastikan untuk mengonsumsi makanan yang kaya probiotik untuk mengatasi kram Anda.

5. Stres

"Ketika Anda takut atau tegang, otak Anda mengirim pesan yang ditafsirkan saraf vagus sebagai bahaya," kata Dr Travis Stork.  

Ini memperlambat pencernaan dan dapat menyebabkan kram, diare, dan gejala tidak menyenangkan lainnya. Jika stress adalah penyebabnya, redakan dengan meluangkan waktu untuk melakukan apa pun yang membantu Anda mengurangi stres. 


(DEV)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.