Himbauan Ketua IDI untuk Pasien yang Melakukan Isolasi Mandiri

    Raka Lestari - 16 April 2020 16:44 WIB
    Himbauan Ketua IDI untuk Pasien yang Melakukan Isolasi Mandiri
    Daeng M. Faqih, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyarankan untuk tetap menjaga kebersihan, kesehatan dan stamina meskipun melakukan isolasi mandiri di rumah. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Jakarta: Salah satu hal yang dilakukan untuk melakukan pencegahan covid-19 adalah dengan melakukan isolasi mandiri. Hal ini bisa dilakukan oleh masyarakat atau pasien yang terinfeksi covid-19 dengan gejala ringan. Isolasi mandiri ini bisa dilakukan oleh pasien dengan gejala ringan, selama tetap mendapatkan pengawasan.

    “Seperti kita ketahui perkembangan terakhir jumlah pasien positif di atas 5.000 dan setiap hari kasusnya selalu bertambah. Dengan begitu, berarti pasien yang dirawat baik di rumah sakit rujukan atau di rumah sakit darurat terus bertambah,” ujar Daeng M. Faqih, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dalam konferensi pers di Kantor Graha BNPB, Kamis, 16 April 2020.

    Dengan bertambahnya pasien tersebut, Daeng menjelaskan bahwa ada beberapa pasien yang mungkin harus melakukan isolasi di rumah. Pada umumnya, pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah adalah pasien yang memiliki gejala ringan atau bahkan mungkin tanpa gejala.

    “Oleh karena itu kami sampaikan kepada kawan-kawan yang melakukan isolasi mandiri yang pertama mohon kesabarannya untuk mematuhi apa yang sudah dimintakan oleh pemerintah dan petugas kesehatan untuk secara tertib berdiam diri di rumah,” tutur Daeng.

    Selain itu, Daeng juga menyarankan untuk tetap menjaga kebersihan, kesehatan dan stamina meskipun melakukan isolasi mandiri di rumah. 

    “Kemudian yang melakukan isolasi di rumah, tidak perlu khawatir karena petugas kesehatan dan pemerintah tetap bersama kawan-kawan sekalian. Tetap diawasi dan diobservasi sehingga apa yang diperlukan tetap bisa berhubungan dengan petugas kesehatan,” tambah Daeng.

    “Saat ini, BNPB dan Kemenkes juga sudah bekerja sama dengan hampir semua platform telemedia yang menyediakan konsultasi jarak jauh. Itu penting bagi para pasien yang melakukan isolasi mandiri, untuk bisa melakukan konsultasi atau menerima pesan-pesan yang harus dilakukan selama berada di rumah atau instruksi kapan harus melakukan pemeriksaan selanjutnya,” tutur Daeng.

    Ia menekankan bahwa para pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri tersebut bisa memanfaatkan fasilitas tersebut. “Selama periode isolasi mandiri ini, kalau sudah melakukan upaya-upaya tersebut Insyaallah kesehatan bisa tetap terjaga,” tutupnya.

    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id