Asimtomatik Carrier, Si Pembawa Virus Tanpa Gejala

    Raka Lestari - 23 Maret 2020 18:10 WIB
    <i>Asimtomatik</i> <i>Carrier</i>, Si Pembawa Virus Tanpa Gejala
    Mohammad Adib Khumaidi menerangkan ada asimtomatik carrier, orang positif covid-19 tidak menunjukkan adanya gejala. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Jakarta: Gejala umum yang dialami oleh seseorang ketika terinfeksi covid-19 pada umumnya adalah demam, flu, batuk, dan sesak napas. Akan tetapi, ada banyak kasus juga yang menyebutkan bahwa pasien yang positif terinfeksi covid-19 tidak muncul gejala atau asimtomatis (tidak menyebabkan atau menunjukkan adanya gejala penyakit). 

    Hal ini tentu sangat berbahaya karena pasien yang tidak menunjukkan gejala tersebut bisa menularkan virus ke orang lain tanpa diketahui.

    “Jadi ada yang namanya asimtomatik carrier. Jadi ini yang kenapa kemudian rapid test secara massal perlu dilakukan salah satunya untuk melakukan deteksi dini,” ujar Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Mohammad Adib Khumaidi.

    Terlepas dari pasien yang merupakan asimtomatik carrier, Adib juga menjelaskan memang ada juga faktor risiko. “Faktor risiko itu artinya ada riwayat bepergian di daerah yang terdampak atau memang kontak dengan pasien positif,” ujar Adib. 
    “Nah, ini yang agak sulit pada saat kemudian kita kontak, apalagi kalau memang masih dalam kondisi bergerak ke mana-mana,” tambahnya.

    Selain pasien yang tidak menunjukkan gejala, local transmission juga cukup berbahaya dalam penyebaran covid-19. 

    “Local transmission itu tadi yang tidak bisa kita cegah. Jadi kenapa kemudian kita benar-benar minta stay at home itu adalah memang kita ingin supaya pergerakan ini tidak semakin bergerak ke mana-mana,” ujar Adib.

    “Bukan tidak mungkin, kita pun yang tidak ada keluhan tetapi pada saat dicek ternyata positif. Nah, ini yang menurut saya kewaspadaan itu lebih kepada kewaspadaan masing-masing, kewaspadaan diri, termasuk juga menjaga jarak (social distancing) itu konteksnya memang adalah supaya di antara kita tidak ada close contact,” tutup Adib.





    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id