Berkumur Air Garam demi Membunuh Virus Korona adalah Tindakan Sia-sia

    Raka Lestari - 24 Maret 2020 16:18 WIB
    Berkumur Air Garam demi Membunuh Virus Korona adalah Tindakan Sia-sia
    Ilustrasi-Pexels
    Jakarta: Di tengah pandemi covid-19 yang melanda di seluruh dunia, sangat mudah untuk menyebarkan misinformasi di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya adalah informasi yang menyebutkan bahwa berkumur dengan air garam merupakan salah satu obat untuk mencegah terinfeksi covid-19.

    Dr Keith Grimes, seorang dokter umum di Babylon Health menjelaskan, covid-19 merupakan penyakit yang masih baru dan masih belum mengetahui bagaimana penularan penyakit tersebut.

    "Apa yang kami ketahui adalah penyebaran covid-19 melalui droplets, yaitu sejumlah cairan yang tersebar oleh pasien terinfeksi ketika mereka batuk, bersin, atau berhubungan dekat dengan orang lain,” ujar Dr Grimes.

    “Cairan tersebut memasuki saluran pernapasan, termasuk hidung, mulut, tenggorokan, dan saluran udara, dan dari sana mulai menginfeksi tubuh. dengan masa inkubasi sekitar lima hari, mungkin itu membuat banyak orang berpikir bahwa virus tersebut bersembunyi di tenggorokan,” sambungnya.

    Akan tetapi, Dr Grimes menegaskan bahwa tidak terjadi sesederhana itu. Berkumur dengan air garam tidak akan menyembuhkan atau membunuh virus korona tersebut.

    “Coronavirus tidak hanya berada di tenggorokan Anda, tetapi ini memengaruhi seluruh saluran pernapasan. Berkumur dengan air garam atau larutan cuka, pada saat ini, hanyalah tindakan yang sia-sia," ujar Dr Perpetua Emeagi, seorang dosen studi Human Biology and Biological Sciences di Liverpool Hope University.

    Gejala awal dari covid-19 memang mirip dengan flu. Karena itulah mungkin banyak orang mengira dengan mengatasinya sama seperti mengatasi flu akan efektif untuk mengatasi covid-19.

    Dr Grimes khawatir bahwa dengan mempercayai teknik-teknik ini, orang menjadi mengabaikan metode pencegahan yang justru sudah didukung oleh sains. Seperti menjaga daya tahan dan kebersihan tubuh.

    “Memang ada beberapa bukti yang menyebutkan bahwa menghirup dan menghembuskan air garam dengan hidung dapat membantu mengatasi flu, akan tetapi covid-19 bukanlah flu biasa,” ujar Dr Grimes.

    “Sampai saat ini belum ada bukti mengenai berkumur dengan air garam bisa membunuh atau menghilangkan virus korona di tenggorokan,” tutupnya.





    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id