Kemenkes: Anak Rentan Alami Gangguan Psikososial saat Belajar di Rumah

    Sunnaholomi Halakrispen - 05 Agustus 2020 19:05 WIB
    Kemenkes: Anak Rentan Alami Gangguan Psikososial saat Belajar di Rumah
    Anak tidak mudah untuk memahami pelajaran karena ada suasana yang berubah. (Foto: Ilustrasi-Freepik)
    Jakarta: Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kementerian Kesehatan RI Dr. dr. Fidiansjah, Sp.KJ, MPH, mengatakan anak rentan mengalami gangguan psikososial. Apalagi, ketika belajar di rumah.

    "Ketika anak harus berada di rumah, belum tentu penerapan budaya dalam pembelajaran bisa berlangsung sama seperti yang anak dapatkan ketika berada di sekolah," ujar Dr. Fidiansjah dalam webinar Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan RI.

    Pada kondisi belajar di rumah, tentu anak-anak membutuhkan sebuah pendampingan khusus dari orang tua atau pengasuh. Sebab, belum tentu anak bisa mengatur waktu ketika sekolah di rumah.

    "Kemudian, juga tidak mudah untuk memahami pelajaran karena ada suasana yang berubah. Bahkan instruksi melalui daring (dalam jaringan atau secara online), berpotensi tidak utuh mereka menerima berbagai macam instruksi," tuturnya.

    Akibatnya, terjadi tekanan psikososial. Dr. Fidiansjah pun menjelaskan persentase dari beragam kondisi tekanan psikososial yang dialami anak selama di rumah.

    Pertama, anak merasa bosan ada sekitar 47 persen. Kemudian, yang khawatir dengan ketinggalan pelajaran ada 35 persen. Sedangkan yang merasa takut dengan covid-19 itu sendiri sebanyak 34 persen.

    "Kemudian juga ada kerinduan dari anak hampir sebanyak 20 persen. Tentu yang tidak kita inginkan suasana akhirnya menimbulkan kekerasan. Kekerasan ini sesuatu yang perlu kita sikapi karena wajar ketika memang ada dinamika perubahan," jelasnya.

    (FIR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id