Yang Harus Dilakukan Saat Bertemu Korban Virus Korona

    Sunnaholomi Halakrispen - 15 Maret 2020 13:54 WIB
    Yang Harus Dilakukan Saat Bertemu Korban Virus Korona
    Bagaimana bila Anda bertemu dengan pasien covid-19? Berikut langkahnya. (Foto: Dok. Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)
    Jakarta: Korban positif virus corona covid-19 hingga saat ini sejumlah 69 orang. Masyarakat diimbau agar tidak panik, namun apa yang seharusnya dilakukan masyarakat ketika bertemu dengan korban dari virus ini?

    Sebelum membahasnya, perlu diketahui bahwa korban penyakit yang telah dinyatakan sebagai pandemi ini dibagi dalam beberapa kategori. Di antaranya, Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Suspect, maupun Positif covid-19.

    Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso dr. Mohammad Syahril, SpP, MPH, menjelaskan bahwa pasien korban covid-19 diharuskan menjalankan isolasi. Terutama, orang yang habis bepergian dari negara terwabah covid-19, harus diisolasi selama minimal dua minggu karena masa inkubasi.

    "Jangan nyebut karantina, isolasilah ya, membatasi diri. Orang yang datang dari negara terjangkit, seperti Korea Selatan, Iran, Italia, Jepang, orang yang masuk ke sini betul-betul ketat," ujar dr. Syahril di Restoran Amertha, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 13 Maret 2020.
     
    Mereka yang dikategorikan sebagai ODP tersebut diwajibkan mengisolasi diri. Setelah masa isolasi selesai, boleh berinteraksi dengan orang lain, namun tetap menjaga diri dan keselamatan orang lain. 

    "Orang lain harus peduli. Mengingatkan bahwa dia habis dari negara terjangkit, di rumah dulu jangan ke mana-mana, dan pakai masker. Dari kapal itu sehat semua, tapi dua minggu isolasi karena habis kontak dengan yang positif corona," paparnya.

    Semua orang di sekitarnya harus mendukung orang yang bersangkutan. Hal yang perlu diperhatikan, jangan sampai mereka merasa terkucilkan dengan pandangan dan atau tindakan orang lain. Apa yang harus kita lakukan?

    "Pakai psikolog memberikan penguatan psikologis. Yang positif covid-19 stres di sana. Stres selama di ruang, kan diisolasi. Makanya butuh pendekatan," paparnya.

    Ia menekankan bahwa hal paling pokok yang harus diperhatikan sekarang ialah masyarakat yang tidak terinfeksi. Bagaimana berperilaku yang tepat agar tidak menyinggung para pasien atau membuat mereka merasa terintimidasi. "Sebetulnya bukan dia, tapi masyakaratnya," pungkasnya.



    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id