Covid-19 Melalui Airborne Berbentuk 'Mikrodroplet'?

    Raka Lestari - 09 Juli 2020 11:26 WIB
    Covid-19 Melalui Airborne Berbentuk 'Mikrodroplet'?
    Para ilmuwan menunjukkan virus korona atau covid-19 juga dapat menyebar melalui transmisi udara airborne berbentuk mikrodroplet. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Jakarta: Para ahli sepakat bahwa virus yang menyebabkan covid-19 dapat menyebar melalui kontak langsung dan droplet yang dihasilkan dari batuk atau bersin. Namun baru-baru ini, para ilmuwan menunjukkan bahwa virus tersebut juga dapat menyebar melalui transmisi udara (airborne), bertahan di udara selama berjam-jam dalam bentuk "mikrodroplet".

    Surat terbuka yang berasal dari 239 ilmuwan menganggap WHO meremehkan penyebaran melalui airborne. "Kita harus memperhatikan semua jalur transmisi untuk membuat kemajuan," ujar William Nazaroff, penulis surat dan Profesor Emeritus Teknik Sipil dan Lingkungan di University of California Berkeley,kepada Live Science.

    Pada Selasa, 7 Juli 2020 WHO mengatakan akan meninjau temuan baru tersebut tentang apakah covid-19 dapat menyebar melalui transmisi udara (airborne) dan akan memberikan update mengenai hal tersebut di kemudian hari.

    Namun para ahli epidemiologi dan ahli penyakit menular mewaspadai terbatasnya bukti mengenai penularan virus tersebut melalui airborne, dan khawatir bahwa pemberitaan mengenai surat tersebut justru hanya akan menimbulkan kepanikan.

    "Sebenarnya itu (surat) adalah hal yang tidak diperlukan," menurut Paul Hunter, seorang profesor di University of East Anglia di Inggris dan anggota komite pencegahan infeksi WHO. 

    Terlebih lagi, sekalipun covid-19 dapat menyebar melalui airborne, kemungkinan itu hanya akan terjadi pada lingkungan terbatas dan tidak membutuhkan pencegahan tambahan secara umum dari yang sudah ada.

    Bukti terkuat untuk penularan SARS-CoV-2 melalui udara dari adalah penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa virus yang menyebabkan SARS 2003 dapat menyebar melalui transmisi udara.

    "Kemungkinan juga SARS-CoV-2 memiliki perilaku yang hampir sama dan transmisi melalui udara merupakan temuan yang sangat penting," tulis surat dari para ilmuwan, yang diterbitkan di jurnal Clinical Infectious Diseases.

    (TIN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id