Efek Berolahraga Sambil Menonton Televisi

    Raka Lestari - 21 Oktober 2019 14:30 WIB
    Efek Berolahraga Sambil Menonton Televisi
    Apakah jogging sambil melihat televisi baik? Ataukah seharusnya Anda jogging tanpa melihat televisi? Simak informasinya. (Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Ketika sedang berlatih kardio, untuk mengurangi kebosanan biasanya beberapa orang mengatasinya sambil menonton televisi. Dengan begitu, rasa bosan ketika berlatih kardio bisa teralihkan.

    Namun ternyata, melakukan hal itu dapat mengurangi manfaat melakukan olahraga itu sendiri bagi Anda terutama dari segi kesehatan mental.

    Jika Anda ingin mendapatkan manfaat dari segi fisik dan mental saat berolahraga, sebaiknya Anda mematikan televisi ketika sedang berolahraga. Hal ini karena dengan menyalakan televisi saat berolahraga, maka itu dapat menurunkan fokus Anda yang didapatkan dari melakukan olahraga, menurut studi pada tahun 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Health Psychology.

    Menurut studi pada tahun 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Health Psychology, dengan hanya berfokus pada ritme napas Anda, cara kaki Anda berjalan di treadmill, dan perlahan-lahan membentuk tujuan untuk kesehatan mental Anda selama berolahraga, dapat meningkatkan fokus dan meningkatkan tingkat kepuasan berolahraga.

    Studi tersebut menemukan bahwa dengan memperkuat hubungan antara aktivitas fisik dan tingkat fokus Anda saat berolahraga dapat meningkatkan tingkat kepuasaan Anda terhadap olahraga dibandingkan ketika Anda berolahraga tetapi dengan tingkat fokus yang rendah.

    Efek Berolahraga Sambil Menonton Televisi
    (Jika Anda ingin lebih mendapatkan manfaat dari olahraga, tingkatkan fokus Anda. Tapi jika berolahraga sambil menonton televisi, ingatlah akan tujuan Anda berolahraga, yaitu konsentrasi pada gerakan yang tepat. Foto: Pexels.com)

    Dengan memecah fokus Anda antara berolahraga dan menonton tayangan televisi, hal itu dapat mengurangi manfaat positif dari berolahraga secara fokus, menurut studi pada tahun 2015 yang diterbitkan dalam American Journal of Lifestyle Medicine.  

    Studi tersebut menemukan bahwa para peserta yang memiliki tingkat fokus tinggi saat berolahraga dapat bernapas lebih efektif, detak jantung mereka meningkat, dan fungsi saraf parasimpatis yang lebih kuat.

    Menurut studi pada tahun 2018 yang diterbikan dalam jurnal Health Psychology, dengan lebih meningkatkan fokus dan perhatian pada tubuh Anda, secara umum dapat meningkatkan tingkat aktivitas fisik Anda.

    Dengan melakukan olahraga sambil mempertahankan fokus dapat memengaruhi kebugaran fisik Anda dengan menjadikannya lebih mungkin bagi Anda untuk mempertahankan rutinitas olahraga Anda.

    Jadi, menjaga pikiran Anda pada tubuh Anda untuk tetap berkonsentrasi saat berolahraga sebenarnya membuat Anda lebih cenderung berolahraga secara konsisten.





    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id