Membandingkan Bahan Makanan yang Lebih Memiliki Lemak Jenuh

    Sunnaholomi Halakrispen - 22 Agustus 2019 16:58 WIB
    Membandingkan Bahan Makanan yang Lebih Memiliki Lemak Jenuh
    Ilustrasi--Pexels
    Mengonsumsi lemah jenuh terlalu banyak dapat meningkatkan kolesterol jahat yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Untuk itu sebaiknya, Anda harus mengetahui kandungan lemah jenuh dalam setiap bahan makanan.


    Jakarta: Lemah jenuh merupakan jenis lemak, seperti lemak babi, mentega, atau minyak kelapa, dan hanya baik untuk Anda konsumsi dalam jumlah sedikit. Jika terlalu banyak, dapat meningkatkan kolesterol jahat yang dapat menyebabkan penyakit jantung.

    Itu sebabnya Anda seharusnya tidak mengonsumsi lebih dari 10 persen kalori dari lemak jenuh. Contohnya, 200 kalori dari 2000 kalori atau 22 gram lemak jenuh.

    Mungkin sering kali Anda tidak bisa membedakan mana bahan makanan yang memiliki lebih banyak lemak jenuh. Berikut sejumlah perbandingan dari bahan makanan yang bisa menjadi referensi Anda.

    1. Es Krim atau Yogurt Yunani?

    Bahan yang lebih banyak mengandung lemah jenuh ialah Yogurt Yunani sebanyak 6 gram per cangkir. Itu dibandingkan dengan 4 gram untuk es krim.

    Tapi, ada tanggapan bahwa ukuran porsi es krim lebih kecil, setengah cangkir. Ada yogurt gaya Yunani rendah lemak dan bahkan tanpa lemak atau sebagian besar lemak jenuh.

    2. Paha Ayam atau Salmon Filet?

    Paha ayam, sebanyak 3 gram per 3 ons. Itu tiga kali lebih banyak dari pada satu porsi salmon. Hitungan itu pun tanpa kulit, yang menambah lebih banyak lemak jenuh. Untuk menguranginya, coba pilih dada ayam sebagai gantinya, yang memiliki sekitar 1 gram lemak jenuh per porsi.

    3. Daging Sapi Sirloin atau 2 persen Susu?

    Mungkin Anda terkejut, tapi 2 persen susu sapi 2 mengandung dua kali lipat lemak jenuh dari sirloin top 3 ons yang telah dibuang semua lemaknya. Bahkan jika Anda membiarkan 1/8 inci lemak dari sirloin, itu hanya akan lebih dari 2 gram lemak jenuhnya.

    Sementara itu, konon, susu adalah sumber nutrisi yang lebih baik seperti vitamin A, vitamin D, dan kalsium. Susu juga memiliki lebih sedikit kalori.

    4. Pizza Keju atau Keripik Kentang?

    Jawabannya, pizza keju. Ada 4 gram lemak jenuh per potong pizza keju. Namun, bukan berarti bahwa keripik kentang bebas dari lemak jenuh. Satu porsi atau sekitar 15 keping keripik kentang masih memiliki satu gram lemak jenuh.

    5. Donat atau Alpukat?

    Donat memiliki lebih banyak lemak jenuh dibandingkan alpukat. Hitungannya, 6 gram per donat. Akan tetapi, alpukat utuh memiliki jumlah lemak jenuh yang mengejutkan yakni hampir 3 gram.

    Tentu saja, itu juga sarat dengan vitamin dan mineral dan memiliki manfaat kesehatan lainnya. Tidak terlalu banyak dengan donat, hanya banyak gula dan karbohidrat sederhana yang meningkatkan gula darah Anda, yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda.

    6. Caffe Latte atau French Fries?

    Mungkin Amda juga terkejut dengan fakta satu ini, karena cafe latte memiliki lebih banyak lemak jenuh. Jumlahnya, 7 gram per 16 ons.

    Pesanan kecil kentang goreng masih memiliki 3 gram lemak jenuh. Hanya saja latte memiliki banyak lemak jenuh dan ukuran 16 ons biasanya bukan ukuran terbesar pada menu. Apabila Anda ingin alternatif kopi yang bebas lemak jenuh, cobalah kopi dengan susu skim atau teh hijau.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id