Bisul, Gejala dan Pengobatannya

    Anda Nurlaila - 02 Agustus 2019 09:04 WIB
    Bisul, Gejala dan Pengobatannya
    Ilustrasi--WebMD
    Bisul terjadi akibat infeksi bakteri biasanya dapat diobati sendiri di rumah. Infeksi bisul biasanya menimbulkan rasa tidak nyaman hingga menyakitkan pada penderitanya.


    Jakarta: Benjolan pada kulit berisi nanah atau bisul adalah infeksi umum terjadi pada semua usia. Bisul terjadi akibat infeksi bakteri biasanya dapat diobati sendiri di rumah.

    Namun, bisul yang muncul di daerah rentan atau jika perawatan rumahan tidak dapat mengatasinya, perlu intervensi dokter.

    Ukuran bisul beragam, mulai dari sebesar kacang polong hingga bisul yang dapat tumbuh sebesar bola golf. Infeksi bisul biasanya menimbulkan rasa tidak nyaman hingga menyakitkan pada penderitanya.

    Gejala-gejala bisul seperti dimuat dalam WebMD termasuk:

    - Pembengkakan, kemerahan, dan nyeri
    - Pusat atau ujungnya berwarna putih atau kuning
    - Terdapat cairan dan kulit yang berkerak di sekelilingnya
    - Merasa kesehatan memburuk, kelelahan, kelelahan, atau demam, yang merupakan alasan untuk memanggil dokter.

    Bisul dapat muncul di bagian tubuh mana pun, tetapi paling sering terjadi pada wajah, leher, ketiak, bahu, punggung, dan bokong. Daerah berbulu dan sering  berkeringat dan area gesekan seperti paha bagian dalam adalah tempat bisul sering muncul. Bisul juga dapat berkembang di sekitar telinga atau dekat hidung.

    Sebagian besar penyebab bisul adalah bakteri Staphylococcus aureus. Ketika kulit luka, terkikis, atau pecah, bakteri masuk dan menginfeksi. Bisul juga dapat berhubungan dengan jerawat di pori-pori yang tersumbat kemudian terinfeksi.

    Infeksi Bisul Biasa atau MRSA?

    Bisul akibat MRSA terlihat seperti bisul biasa, yakni merah, bengkak, berisi nanah, dan lunak. Tetapi infeksi MRSA disebabkan bakteri staphylococcus  tertentu yang kebal terhadap banyak antibiotik. Jika infeksi kulit menyebar atau tidak membaik setelah 2-3 hari pemberian antibiotik, kemungkinan penyebabnya adalah MRSA. Perawatan dilakukan untuk menyembuhkan infeksi MRSA dan mencegah infeksi yang lebih dalam, dan lebih berbahaya.

    Apakah bisul dapat menular

    Kuman penyebab bisul mudah menyebar melalui kontak kulit-ke-kulit dan benda-benda yang terkontaminasi. Bakteri ini tidak berbahaya kecuali masuk melalui luka pada kulit. Untuk menghindari penyebaran staph, jangan berbagi handuk, tempat tidur, pakaian, atau perlengkapan olahraga saat berkeringat. Saat bisul, hindari menyentuh benjolan bisul dan tutup dengan kasa bersih. Sering mencuci tangan dapat membantu mencegah penyebaran bakteri.

    Perawatan di Rumah

    Sebagian besar bisul dapat diobati di rumah. Gunakan kompres hangat dan lembab beberapa kali sehari untuk membantu membuat luka terbuka dan bersihkan. Setelah mulai mengering, jaga kebersihannya, dan terus gunakan kompres hangat - bersih setiap kali. Ganti perban sesering mungkin dan cuci tangan dengan baik. Tahan keinginan untuk membuka bisul karena dapat menyebabkan infeksi memburuk.

    Jika bisul tidak sembuh setelah seminggu dirawat di rumah, hubungi dokter Anda.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id