Peran Penting Pendamping Pasien Kanker

    Sunnaholomi Halakrispen - 07 Februari 2020 10:03 WIB
    Peran Penting Pendamping Pasien Kanker
    Ilustrasi simbol pita peduli kanker (Foto: Pexels)
    Jakarta: Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mengenai penyakit kanker. Hal tersebut guna mengurangi angka penderita kanker dengan melakukan deteksi dini serta skrining kanker.
     
    "Peran keluarga sangat besar. Salah satu pasien saya dari Inggris istrinya orang Indonesia, dia sakit kanker mulut, dia marah sekali lihat banyak orang Indonesia banyak (berobat) ke Singapura," ujar Prof. Dr. dr. Soehartati A Gondhowiardjo, Sp.Rad(K), OnkRad, di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat, Kamis, 6 Februari 2020.

    Petugas receptionist rumah sakit di Singapura, kata Prof. Soehartati, sebanyak 80 persen pasiennya berasal dari Indonesia. Padahal, perawatan kanker di Indonesia bisa melakukan apa yang diharapkan pasien.

    "Kalau penyakit lain telat dikit enggak apa-apa, sedangkan kalau kanker, tumornya bisa sudah besar. Semakin lama penanganan datang, semakin buruk keadaan, biaya semakin tinggi. Banyak yang keluar negeri karena kurang informasi saja," paparnya.
    Peran Penting Pendamping Pasien Kanker
    (Sunnaholomi Halakrispen/Medcom.id)

    Maka demikian, dokter yang bertugas di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) itu menjelaskan bahwa keluarga memiliki peran yang sangat besar. Bisa menemani pasien serta apapun juga yang bisa dilakukan. 

    "Saya juga bilang ke nurse saya, harus menangani pasien dengan baik. Supaya pasien tidak feel lonely, merasa dia satu-satunya yang menderita. Support bukan hanya dari keluarga, tapi juga dari lingkungan sangat dibutuhkan," jelasnya.

    Pemaparan Prof. Soehartati seirama dengan penelitian yang diterbitkan dalam Asian Pacific Journal of Cancer Prevention di 2011. Hasilnya, peran keluarga memberikan persentase yang signifikan dalam menerapkan pembuatan keputusan yang kolaboratif. 

    Penelitian yang dilakukan mahasiswa tersebut melibatkan 400 pasien penderita kanker payudara di Peninsular Malaysia.

    "Penyintas kanker payudara membutuhkan dukungan dari keluarga mereka untuk bisa memberikan langkah-langkah dalam mengelola emosi, kesehatan, gaya hidup dan pola makan mereka," tutur Mazanah Muhammad selaku salah satu peneliti.

    Selain dukungan moral, para penyintas kanker juga membutuhkan dukungan lain selama masa perawatan. Sehingga, keluarga dan lingkungan perlu memiliki pengetahuan tepat terkait kanker yang nantinya tidak menambah beban para penyintas kanker.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id