Tips Mengatasi Diri di Tengah Kondisi Ricuh Demo

    Sunnaholomi Halakrispen - 22 Mei 2019 17:17 WIB
    Tips Mengatasi Diri di Tengah Kondisi Ricuh Demo
    Aturlah fungsi pernapasan di tengah kondisi ricuh Anda menjadi rileks. Cara ini sangat efektif dalam menjaga ritme jantung dan napas menjadi lebih teratur. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga, Efnie Indrianie, M. Psi. dari Fakultas Psikologi, Universitas Kristen Maranatha, Bandung mengatakan, hal tertama yang harus dilakukan di tengah kericuhan demonstrasi ialah sadar. Kesiagaan mental membuat kita dapat berpikir dengan jernih jika secara mendadak situasi menjadi genting.


    Jakarta: Salah satu demo yang berujung ricuh di kawasan Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Mei 2019 sedikit banyak berdampak pada psikologis, apalagi jika berada di tengah atau sekitar lokasi kejadian.

    Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga, Efnie Indrianie, M. Psi. dari Fakultas Psikologi, Universitas Kristen Maranatha, Bandung mengatakan, hal tertama yang harus dilakukan ialah sadar. Pastikan pikiran Anda dalam kesadaran penuh.

    "Mengapa? Karena kesiagaan mental membuat kita dapat berpikir dengan jernih jika secara mendadak situasi menjadi genting," ujar Efnie kepada Medcom.id di Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019.

    Tips Mengatasi Diri di Tengah Kondisi Ricuh Demo
    (Tarik napas serta kesiagaan mental membuat kita dapat berpikir dengan jernih jika secara mendadak situasi menjadi genting. Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

    Selain itu ada beberapa hal lagi yang perlu Anda lakukan:

    1. Rileks

    Aturlah fungsi pernapasan Anda menjadi rileks. Cara ini, kata Efnie, sangat efektif dalam menjaga ritme jantung dan napas menjadi lebih teratur. Level stres pun menjadi lebih moderat.

    Merilekskan fungsi pernapasan merupakan salah satu hal yang sangat penting. Sebab, pada beberapa orang, jika mereka dalam keadaan panik maka napas dan jantung tidak teratur. 

    Akibatnya, bisa menjadi pemicu beberapa gangguan fisik. Bisa juga berisiko pada penyakit lainnya yang berkaitan dengan pernapasan, jantung, atau otak.

    "Kemudian, rajin-rajinlah update informasi agar kita tahu informasi terkini," paparnya. Kunjungi tempat informasi terpercaya dan kredibel, website berita terpercaya atau cari informasi dari humas Polri.

    2. Informasi

    Bijak melihat tersebarnya informasi bohong atau hoaks. Semakin merajalela, baik berupa pesan tertulis, gambar, hingga video.

    Informasi yang telah dipastikan fakta atau kebenarannya ada pada media massa resmi, yakni televisi, radio, media cetak, maupun portal berita online yang memiliki kredibilitas. Berbeda dengan informasi yang beredar di sosial media, karena belum bisa dipastikan faktanya.

    "Untuk itu pastikan perangkat komunikasi tetap on atau dengan kata lain baterainya cukup, kuotanya cukup, dan berada di genggaman kita," pungkas Efnie.





    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id