Tips Social Distancing dan Isolasi untuk Orang Ekstrovert

    Sunnaholomi Halakrispen - 21 Maret 2020 07:02 WIB
    Tips <i>Social Distancing</i> dan Isolasi untuk Orang Ekstrovert
    Soal isolasi diri di rumah atau #dirumahaja, orang ekstrovert bisa mendapatkan masalah bagi dirinya. Mereka cenderung tidak bisa betah melakukan social distancing dan atau self isolated. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Orang ekstrovert cenderung sangat tertarik dengan interaksi sosial, bahkan merasa mendapatkan semangat atau energi ketika melakukannya. Berdasarkan definisi tersebut, terbilang sulit untuk orang ekstrovert menjalankan social distancing

    "Orang dengan tipe ekstrovert memang butuh untuk menyalurkan apa yg ada di dalam pikirannya kepada orang lain. Oleh karena itu, mereka nyaman apabila ada teman berbagi," ujar Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga, Efnie Indrianie, M.Psi, kepada Medcom.id.

    Begitu pula soal isolasi diri di rumah atau #dirumahaja, orang ekstrovert bisa mendapatkan masalah bagi dirinya. Mereka cenderung tidak bisa betah melakukan social distancing dan atau self isolated.

    Sebab, orang ekstrovert termasuk kategori orang yang terbiasa dalam situasi kebersamaan. Selain itu, orang yang sibuk melakukan banyak hal setiap harinya juga pasti akan merasa bingung saat harus secara tiba-tiba mengisolasi diri.

    "Nah dalam kondisi saat ini, mereka yang ekstrovert tetap bisa berbagi dengan memanfaatkan teknologi, apakah secara texting, telepon, ataupun video call," papar Efnie.

    Selain dengan memanfaatkan teknologi, jika kebetulan mereka tinggal dengan keluarga, maka mereka bisa memanfaatkan momen kebersamaan dengan keluarga dan orang-orang terdekat. 

    "Tidak hanya sekedar untuk sharing namun bisa membentuk quality time dan membangun emotional attachment," tuturnya.

    Kegiatan tersebut diyakini sebagai cara yang sederhana, mudah dilakukan, dan efektif. Akan tetapi, konsekuensi yang harus diterima ialah mereka harus selalu menyediakan kuota internet. 

    "Kita tidak perlu khawatir karena manusia diberkati dengan kemampuan adaptasi yang tinggi. Bingung, bosan, kaget hanya terjadi di awal saja. Selanjutnya manusia akan bisa beradaptasi," jelasnya.

    Tips lainnya agar merasa nyaman selama isolasi mandiri di rumah ialah melakukan rutinitas yang memang biasa dilakukan di rumah. Hal ini tentunya akan membuat situasi di rumah menjadi natural. 

    "Selain itu, cek Anda tipe apa. Untuk orang yang tipe visual akan lebih nyaman jika melakukan aktivitas melihat film atau yang berhubungan dengan gambar. Untuk yang tipe auditori, akan lebih nyaman melalui aktivitas mendengarkan musik dan ngobrol dengan anggota keluarga atau teman via telepon," pungkasnya.

    Sedangkan untuk orang tipe kinestetik, bisa dengan melakukan olahraga ringan di rumah. Bisa dengan beres-beres dan melakukan aktivitas bergerak lainnya.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id