Kemenkes Minta Relawan Jangan Dipersulit

    Sunnaholomi Halakrispen - 06 Desember 2019 15:06 WIB
    Kemenkes Minta Relawan Jangan Dipersulit
    Gedung Kemenkes. (Ilustrasi. FOTO: Setkab)
    Jakarta: Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) bersama Komunitas Relawan Emergency Kesehatan Indonesia (KREKI) menggelar Hari Relawan Sedunia ke-34. Sekretaris Jenderal Kemenkes drg. Oscar Primadi, MPH pun meminta agar para relawan tidak dipersulit.

    "Peran pemerintah sebagai katalisator, kita akan menghimpun, mendata, dan memberikan guidance bersama agar para relawan memiliki kemampuan yang baik. Namun pesan saya, jangan sampai menyulitkan relawan dalam melakukan pertolongan," ujar Sekjen Oscar, melalui siaran pers Kemenkes.

    Pernyataan tersebut ditujukannya kepada seluruh pihak, khususnya pemerintah di bidang kesehatan. Sebab, para relawan telah berupaya dan ia menekankan agar pihak terkait menjalankan tugas dengan tepat.  

    Terkait kegawatdaruratan, telah dibentuk Permenkes nomor 19 tahun 2016 tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT). Penyelenggaraan SPGDT terdiri atas sistem komunikasi gawat darurat, sistem penanganan korban gawat darurat, dan sistem transportasi gawat darurat.

    "Kita sudah mengenal SPGDT yang mana sudah jadi bagian upaya kita dalam meningkatkan mutu dan pertolongan pertama gawat darurat," tuturnya.

    Sementara itu, Ketua KREKI Dr. dr. Supriyantoro Sp. P MARS mengatakan bahwa Hari Relawan menjadi salah satu pilar bagi para relawan di Indonesia. Telah ada lebih dari 1000 komunitas relawan yang masing-masing berjalan sendiri.

    "Banyak hal yang bisa didedikasikan, KREKI lebih fokus ke emergency kesehatan. Setiap terjadi sesuatu, siapapun dia adalah relawan," imbuh dr. Supriyantoro.

    Lantaran kondisi tersebut, Oscar berharap agar komunitas relawan yang tersebar hingga saat ini dapat terhimpun menjadi satu. Ia meyakini jika terhimpun akan memberikan dampak positif yang lebih besar.

    "Pemerintah selalu siap berkolaborasi bersama dalam menciptakan safe comunity dalam menanggulangi kegawatdaruratan," pungkas Oscar.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id