Pemerintah Melakukan Langkah Antisipatif Mencegah Pneumonia Misterius

    Media Indonesia - 08 Januari 2020 14:05 WIB
    Pemerintah Melakukan Langkah Antisipatif Mencegah Pneumonia Misterius
    Jumlah kasus pneumonia misterius yang dilaporkan di Wuhan telah meningkat dari 27 orang menjadi 44 orang. (Ilustrasi-Pexels)
    Jakarta: Pemerintah Indonesia melakukan langkah antisipatif dalam mencegah penularan wabah pneumonia misterius yang melanda Kota Wuhan, Tiongkok, sejak Desember 2019. Alat thermal scanner (pemindai panas tubuh) di sejumlah fasilitas umum akan disiagakan guna mencegah kemungkinan masuknya pasien pneumonia berat dari luar negeri.

    "Alat thermal scanner akan disiagakan di bandar udara, pelabuhan laut, dan pos lintas batas negara," sebut Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Anung Sugihantono, saat dihubungi Media Indonesia.

    Sebelumnya, sistem pencitraan panas juga disiagakan Hong Kong dan Singapura untuk menskrining suhu tubuh para pelancong yang datang dari Wuhan.

    Kewaspadaan juga disampaikan Kemenkes kepada seluruh pejabat kesehatan dan direktur rumah sakit di daerah melalui surat edaran tertanggal 5 Januari 2020. "Masyarakat agar tetap tenang, tidak panik," imbaunya.

    Hingga minggu pertama Januari 2020, jumlah kasus pneumonia misterius yang dilaporkan di Wuhan telah meningkat dari 27 orang menjadi 44 orang, dengan 11 orang di antaranya berada dalam kondisi serius. Sebagian dari pasien itu bekerja di pasar ikan yang juga menjual berbagai jenis hewan lainnya, termasuk burung. (Aiw/H-2)





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id