Efek Sleep Paralysis

    Raka Lestari - 26 Juli 2019 14:57 WIB
    Efek <i>Sleep Paralysis</i>
    Ilustrasi--(Foto: Shutterstock)
    Salah satu hal yang dirasakan ketika Anda mengalami sleep paralysis adalah merasakan adanya seseorang atau pengganggu di kamar, pintu, atau jendela. Sleep paralysis dengan 'ketindihan' sebenarnya suatu hal yang bisa dijelaskan secara sains.


    Jakarta: Sleep paralysis merupakan salah satu jenis gangguan tidur yang cukup serius dan perlu penanganan secara menyeluruh. Banyak orang menyebut sleep paralysis dengan 'ketindihan' dan biasanya dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat supranatural. Padahal sebenarnya sleep paralysis merupakan suatu hal yang bisa dijelaskan secara sains.

    Dilansir dari Reader's Digest, berikut ini adalah beberapa hal yang akan terjadi jika Anda mengalami sleep paralysis:

    Tidak dapat bergerak

    "Sleep paralysis dapat menyebabkan terputusnya koneksi antara tubuh dan pikiran, sehingga pikiran Anda terjaga tetapi tubuh Anda belum terbangun sepenuhnya. Ini bisa sangat menakutkan," kata Raj Dasgupta, MD, dari American Academy of Sleep Medicine dan asisten profesor kedokteran klinis di Keck School of Medicine di University of Southern California.  Dan untungnya, ini terjadi sementara dan dalam beberapa detik hingga beberapa menit Anda akan dapat bergerak lagi.

    Dipicu oleh stres atau kelelahan

    "Salah satu penyebab utama terjadinya sleep paralysis adalah kurang tidur, terutama jika Anda mengalami jet lag," ujar Dr Dasgupta. "Ketika Anda akhirnya bisa tidur, tubuh Anda akan memasuki fase REM. Semakin banyak waktu yang Anda habiskan dalam fase REM tersebut, semakin besar peluang Anda mengalami sleep paralysis." Stres dan kecemasan juga dapat meningkatkan peluang Anda untuk mengalami sleep paralysis.

    Mengalami halusinasi

    Salah satu hal yang dirasakan ketika Anda mengalami sleep paralysis adalah merasakan adanya seseorang atau pengganggu di kamar, pintu, atau jendela. "Pikiran Anda masih terbangun dan pikiran Anda dalam mode proteksi, yang dapat menyebabkan Anda mengalami halusinasi," ujar Dr Dasgupta. Beberapa orang merasa melihat setan dengan wajah yang menyeramkan atau karakter jahat lainnya.

    Merasa keluar dari tubuh

    Salah satu studi yang mengeksplorasi mengenai halusinasi dalam sleep paralysis menemukan bahwa beberapa orang mengalami pengalaman tubuh yang tidak biasa, dimana mereka merasakan tubuhnya mengambang atau terbang dan pengalaman di luar tubuh lainnya.

    Membuat Anda merasa panik

    Tiba-tiba bangun tanpa bisa bergerak atau bernapas dengan baik bisa membuat jantung Anda berdebar kencang dan membuat terengah-engah, tetapi cobalah untuk bersantai. "Hal yang paling penting untuk diketahui oleh mereka yang mengalami sleep paralysis adalah bahwa hal itu terjadi pada banyak orang dan itu akan berlalu. Anda hanya perlu membiarkan tubuh Anda mengejar otak Anda," ujar Dr Dasgupta.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id