Kenapa Suara Orang Berbeda-beda? Berikut Alasannya

    Anda Nurlaila - 18 Juni 2019 13:20 WIB
    Kenapa Suara Orang Berbeda-beda? Berikut Alasannya
    Emosi juga berperan dalam perubahan suara. (Foto: Pexels.com)
    Banyak bagian tubuh berbeda yang terlibat dalam menghasilkan suara. Pita suara membentang horizontal di laring. Ketika udara melewati lipatan vokal, pita suara bergetar sangat cepat untuk menghasilkan suara. Semakin tinggi tingkat getaran atau frekuensi, semakin tinggi nada suara yang dihasilkan. Nada suara sangat ditentukan oleh panjang dan ketegangan pita suara Anda.


    Jakarta: Pernahkah memikirkan mengapa Anda langsung dapat mengenali suara orang-orang yang Anda kenal, keluarga dan teman? Sebab masing-masing orang memiliki suara yang khas.
    Setiap orang memiliki suara unik.

    Namun mengapa demikian? Sebagian kita mungkin mengira suara seperti sidik jari maupun penampilan. Meski pun ada beberapa orang yang memiliki suara yang terdengar mirip, namun tidak ada dua orang yang benar-benar memiliki suara persis sama.

    Asal suara

    Seperti diwartakan Wonderpolis, masing-masing orang punya suara unik karena banyak faktor yang bekerja sama menghasilkan suara. Suara dimulai di paru-paru, saat udara dihembuskan dan membuat aliran udara di trakea melintasi laring, yang sering disebut kotak suara.

    Pita suara membentang horizontal di laring. Ketika udara melewati lipatan vokal, pita suara bergetar sangat cepat untuk menghasilkan suara. Semakin tinggi tingkat getaran atau frekuensi, semakin tinggi nada suara yang dihasilkan. Nada suara sangat ditentukan oleh panjang dan ketegangan pita suara Anda.

    Kenapa Suara Orang Berbeda-beda? Berikut Alasannya
    (Suara Anda dapat berubah dari waktu ke waktu sebagai akibat dari apa pun yang terjadi pada pita suara. Foto: Pexels.com)

    Pita suara hanya menghasilkan suara mendengung. Bagian-bagian tubuh antara pita suara dan dunia luar, seperti tenggorokan, hidung, dan mulut, bertindak sebagai ruang beresonansi untuk mengubah suara-suara mendengung menjadi suara manusia yang unik.

    Banyak bagian tubuh berbeda yang terlibat dalam menghasilkan suara. Masing-masing bagian tersebut unik sehingga mencipta suara yang khas pada setiap orang.

    Suara berubah seiring waktu

    Selain itu, bagian-bagian tubuh yang berperan pada suara mengalami perubahan selama bertahun-tahun bahkan dari hari ke hari. Sehingga suara dapat berubah dari waktu ke waktu dan bahkan dari hari ke hari.

    Misal, saat anak laki-laki semakin besar, suara mereka cenderung semakin dalam. Ini akibat testosteron pada anak laki-laki membuat pita suara mereka lebih panjang dan lebih tebal. Suara anak perempuan akan berubah sedikit seiring bertambahnya usia mereka, tetapi tidak sampai pada taraf seperti anak laki-laki.

    Secara umum, pria akan memiliki suara yang lebih dalam daripada wanita, karena pita suara mereka cenderung lebih besar dan bergetar pada frekuensi yang lebih rendah. Perubahan suara juga terjadi saat mengalami flu. Suara serak saat pilek atau flu terjadi akibat pembengkakan pada pita suara oleh virus flu. Batuk juga dapat menyebabkan iritasi dan pembengkakan pada pita suara.

    Emosi berperan dalam perubahan suara. Saat merasa senang, gugup, atau takut, otot-otot di sekitar laring mengencang, menyebabkan ketegangan meningkat pada pita suara. Ketegangan yang meningkat itu diterjemahkan ke nada yang lebih tinggi yang sering kita dengar dalam suara ketika kita bersemangat atau stres.

    Demikian juga suara Anda dapat berubah dari waktu ke waktu sebagai akibat dari apa pun yang terjadi pada pita suara, laring, atau bagian tubuh lainnya yang membantu menghasilkan suara Anda. Beberapa faktor ini termasuk polusi, iklim, merokok, dan terlalu banyak berteriak dan menjerit.





    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id