Cuci Masker dengan Air Hangat dan Sterilkan dengan Setrika

    Kumara Anggita - 13 April 2020 07:10 WIB
    Cuci Masker dengan Air Hangat dan Sterilkan dengan Setrika
    Perlukah mencuci masker dengan air hangat atau panas? Dan bagaiman mengeringkannya? Berikut selengkapnya. (Foto: Dok. Medcom.id/Sandra Odilifia)
    Jakarta: Ketika Anda keluar dari rumah baik sehat atau sakit, setidaknya Anda harus menggunakan masker berbahan kain. Pelindung ini bisa mengurangi percikan dari virus yang tidak Anda inginkan.

    Juri Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto pada Kamis, 9 April 2020 lalu menyebutukan, data menunjukkan penggunaan masker kain lebih dari 65 persen efektif mencegah virus masuk.

    Dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan untuk mencuci masker Anda setidaknya sekali sehari. 

    Namun, dalam hal ini perlu diingat bahwa Anda harus mencucinya dan mengeringkannya dengan tepat karena sebuah laporan baru yang diterbitkan di The Lancet mengatakan virus menular masih bisa bertahan di lapisan luar masker hingga tujuh hari.

    Dilansir dari Huffpost, Robert Amler, dekan Fakultas Ilmu dan Praktik Kesehatan di New York Medical College dan mantan kepala petugas medis CDC juga menyarankan untuk mencuci topeng kain Anda setelah setiap kali digunakan. 

    "Hindari menyentuh wajah Anda dan cuci tangan sebelum dan sesudah," katanya.

    Cara mencuci masker

    Untuk mencucinya, Anda tidak bisa menggunakan air saja. Anda harus menggunakan detergen dengan senyawa seperti pemutih atau bahan aktif lainnya.

    Rodney Rohde, Dekan Asosiasi untuk Riset di The College of Health Professions at Texas State University menyebutkan bahwa bahan ini mampu membunuh mikroba lebih efektif daripada detergen standar.

    Cuci Masker dengan Air Hangat dan Sterilkan dengan Setrika
    (Cuci setiap kali Anda selesai pakai dari luar rumah. Maksimal pemakaian masker kain empat jam atau jika terasa sudah ada basah di bagian dalamnya. Foto: Dok. Medcom.id/Sandra Odilifia)

    “Masker kain dapat dicuci dengan air hangat yang cocok untuk bahan tersebut,” kata Emily de Golian, seorang dokter kulit bersertifikat di Dermatology Consultants di Georgia.

    Dimitar Marinov, asisten profesor di Medical University of Varna menyarankan agar mengingat spesifikasi yang dianjurkan oleh World Health Organization (WHO), “Temperatur harus setidaknya 140 derajat Fahrenheit (60 derajat celsius). Kami tidak memiliki studi tentang SARS-CoV-2, tetapi SARS-CoV-1 yang sama mati dengan cepat pada suhu di atas 60 derajat celsius,” sebutnya.

    Cara mengeringkan masker

    Marinov menyebutkan bahwa Anda juga dapat mensterilkan masker dengan menyeterika atau meletakkannya di oven selama 20 menit pada sekitar 160 derajat Fahrenheit (71 derajat celsius).

    Jika mencuci masker dengan tangan adalah satu-satunya pilihan Anda, de Golian menyarankan Anda untuk menyabuni masker dengan sabun dan menggosoknya setidaknya selama 20 detik dengan air hangat ke air panas. 

    "Cuci harus diikuti dengan pengeringan udara panas," kata Almer. Keringkan masker Anda pada suhu panas setinggi mungkin yang bisa ditahan oleh kain. Sekali lagi, semua ini akan tergantung pada bahan apa yang Anda gunakan dalam membuat masker tersebut.



    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id