Penyebab Hipertermia dan Cara Mengatasinya

    Raka Lestari - 24 Juni 2020 19:05 WIB
    Penyebab Hipertermia dan Cara Mengatasinya
    Ilustrasi-Pexels
    Jakarta: Hipertermia adalah istilah umum untuk penyakit yang berhubungan dengan panas. Secara umum, hipertermia adalah suhu tubuh tinggi yang tidak normal. Penyebabnya, kegagalan mekanisme pengatur panas tubuh untuk mengatasi suhu lingkungan yang panas.

    "Hipertermia terjadi ketika suhu tubuh inti meningkat mencapai lebih dari 40 derajat Celcius,” kata Sara Hogan, MD, instruktur klinis ilmu kesehatan di UCLA's David Geffen School of Medicine.

    “Sedangkan hipotermia terjadi ketika suhu tubuh inti berada pada 35 derajat Celcius atau lebih rendah. Seringnya terjadi pada suhu lingkungan yang dingin," terangnya.

    Menurut Ula Hwang, MD, seorang dokter pengobatan darurat di Yale Medicine menyebut, hipertermia paling sering dikaitkan dengan paparan panas di luar ruangan. Yaitu pada hari yang sangat panas, lembap, atau terlalu memaksakan diri dalam suhu lingkungan yang tinggi.

    Akan tetapi, hipertermia juga bisa terjadi ketika berada di dalam ruangan. Yaitu ketika suhu ruangan yang sangat panas dan dalam waktu yang cukup lama.

    “Mereka yang berusia lanjut sangat rentan terkena penyakit yang berkaitan dengan suhu,” kata Alexa Mieses, MD, MPH, asisten profesor di University of North Carolina School of Medicine.

    “Karena seiring bertambahnya usia tubuh kita secara alami lebih sedikit berkeringat. Sehingga kemungkinan aliran darah tidak terlalu lancar. Selain itu, usia lanjut juga terkadang mengonsumsi beberapa obat yang bersifat diuretik sehingga lebih sulit untuk berkeringat," terang Mieses.

    Untungnya, hipertermia bisa dengan mudah dicegah. Pada beberapa kasus bahkan dapat dirawat tanpa adanya komplikasi jangka panjang.

    “Hipertermia bisa dicegah dengan menggunakan pakaian yang ringan, minum air yang cukup, dan mencoba untuk mendinginkan tubuh pada cuaca panas,” kata Dr Sara.

    “Jika Anda harus berada di luar ruangan pada cuaca yang panas, cobalah berlindung di bawah pohon atau menggunakan payung. Dan juga gunakan pakaian dengan warna yang terang,” tambah Dr Hwang.

    Hipertermia juga bisa menyebabkan heat stroke yang bisa sangat fatal. Jika hal itu terjadi, usahakan segera pergi ke perawatan gawat darurat untuk segera mendapat penanganan.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id