Sering Memakai Kandungan Alkohol untuk Cuci Tangan Bikin Kulit Rusak

    Sunnaholomi Halakrispen - 27 Maret 2020 09:09 WIB
    Sering Memakai Kandungan Alkohol untuk Cuci Tangan Bikin Kulit Rusak
    Ilustrasi-Unsplash
    Jakarta: Penyebaran virus korona atau covid-19 masih terjadi. Penggunaan cairan antiseptik berbahan dasar alkohol pun meningkat. Namun, mengenakan kandungan alkohol terus-menerus ternyata dapat membuat kulit rusak.

    Antiseptik sendiri merupakan pembersih yang digunakan pada tubuh, misalnya kulit. Contohnya, hand santitizer dan sabun antiseptik.

    "Alkohol pada umumnya lebih aman dibandingkan dengan detergen, akan tetapi juga dapat mengakibatkan kulit kering dan iritasi," ujar dr. Arini Astasari Widodo, SpKK, kepada Medcom.id.

    Semakin tinggi konsentrasi alkohol yang dipakai, kulit dapat menjadi semakin kering. Kerusakan kulit pun terus terjadi.

    "Ethanol cenderung lebih tidak iritatif dibandingkan n-propanol atau isopropanol," paparnya.

    Sementara beberapa studi menemukan bahwa formulasi dengan bahan dasar alkohol lebih dapat ditoleransi kulit dibandingkan bahan lain. Namun, tidak disarankan menggunakannya terus-menerus.

    "Dermatitis kontak iritan, atau reaksi iritasi kulit, seringkali dilaporkan oleh karena pemakaian bahan yang mengandung iodophors," jelasnya.

    Perlu diketahui antiseptik lain yang dapat menyebabkan iritasi. Dari yang paling sering merusak kulit sampai yang paling jarang, yaitu klorheksidin, chloroxylenol, triclosan, dan alkohol.

    "Kulit yang rusak akibat sering terkena detergen lebih mudah terkena iritasi dibandingkan formulasi antiseptik lain," ucapnya.

    Untuk mengantisipasi kerusakan kulit, perhatikan bahan apa saja di dalam antiseptik yang hendak digunakan. Berdasarkan studi, kata dr. Arini, reaksi efek samping penggunaan antiseptik lebih rendah bila diberikan emollient (pelembap) di dalamnya.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id