BPOM Siap Kawal Pengujian Vaksin Covid-19

    Sunnaholomi Halakrispen - 11 Agustus 2020 16:58 WIB
    BPOM Siap Kawal Pengujian Vaksin Covid-19
    Petugas kesehatan menyuntikan vaksin kepada relawan saat simulasi uji klinis vaksin COVID-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung. (Foto: Agung Rajasa/Antara)
    Jakarta: Hingga saat ini belum ditemukan obat yang bisa menyembuhkan covid-19. Namun, penelitian terhadap vaksin covid-19 mulai menunjukkan titik terang untuk dapat digunakan sebagai upaya pencegahan penanganan penyakit ini.

    Upaya penyediaan vaksin di Indonesia mempunyai dua jalur pengembangan. Jalur pertama adalah mengembangkan vaksin merah putih yang saat ini sedang dipersiapkan di bawah koordinasi Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Nasional. Sementara jalur kedua bekerja sama dengan pengembang di luar negeri yang telah lebih dahulu terdampak covid-19 dan saat ini sudah memasuki tahap uji klinik.

    "Kita berharap vaksin merah putih juga akan segera memasuki tahap uji klinik. Oleh karena itu, Badan POM juga akan terlibat dalam pengembangan vaksin tersebut dari hulu sampai ke hilir," ujar Kepala Badan POM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Penny K. Lukito dalam rilis resminya.

    "Pendampingan yang dilakukan oleh Badan POM bertujuan agar vaksin yang dihasilkan dapat benar-benar memberikan khasiat dengan keamanan dan kualitas yang terjamin serta tersedia dalam jangka waktu sesuai yang diharapkan," tambah Penny.

    Badan POM bersama dengan Tim Peneliti telah menyelenggarakan Kick-Off Meeting dan Simulasi Uji Klinik Vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung 6 Agustus lalu. Per hari ini, (Selasa, 11 Agustus 2020), mulai dilaksanakan uji klinik fase III vaksin covid-19 yang ditandai dengan proses skrining kesehatan dan pemberian vaksin covid-19 pada sukarelawan (subjek) uji klinik di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.

    Dr. Penny menjelaskan bahwa vaksin covid-19 yang digunakan dalam uji klinik fase III adalah vaksin covid-19 produksi Sinovac Tiongkok. Vaksin ini diimpor ke Indonesia melalui mekanisme persetujuan pemasukan obat jalur khusus (Special Access Scheme).

    Penelitian dan pengembangan vaksin covid-19 ini merupakan kerja sama PT. Biofarma dengan Sinovac dalam hal pelaksanaan uji klinik fase III, dan transfer teknologi untuk pengembangan produksi vaksin secara lokal. Dalam rangka memenuhi kebutuhan akses dan ketersediaan vaksin covid-19 untuk masyarakat Indonesia.

    "Vaksin Covid-19 Sinovac ini telah melalui serangkaian tahap pre klinik dan uji klinik fase I dan II di Tiongkok. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari uji klinik tersebut, Badan POM telah mengevaluasi dan menunjukkan hasil yang mendukung untuk dilakukan tahapan uji klinik berikutnya yaitu uji klinik fase III," paparnya.

    Selain Indonesia, kata Dr. Penny, uji klinik fase III ini juga akan dan sedang dilaksanakan di Brasil, Cile, Bangladesh, dan Turki. Lantaran vaksin covid-19 sedang diuji, maka masyarakat diharapkan dapat berperan aktif menjadi konsumen yang lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi terutama dari media sosial terkait obat covid-19.

    (FIR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id