Cuka Sari Apel Obat Flu yang Efektif?

    Sunnaholomi Halakrispen - 30 April 2020 16:09 WIB
    Cuka Sari Apel Obat Flu yang Efektif?
    Cuka sari apel dapat membantu mengobati pilek karena sifat antimikroba. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Cuka sari apel dapat membantu mengobati pilek karena sifat antimikroba. Metode ini populer sebagai obat rumahan, tetapi diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi efektivitas obat ini terhadap pilek.

    Cuka sari apel sendiri memiliki sejarah penggunaan yang panjang. Hippocrates mencampurkannya dengan madu untuk mengobati penyakit dan tentara menggunakannya untuk mendisinfeksi luka-luka mereka selama Perang Saudara Amerika.

    Cuka sari apel berasal dari sari apel yang difermentasi produsen untuk menghilangkan alkohol. Banyak orang percaya bahwa cuka sari apel mengandung berbagai senyawa yang dapat bermanfaat bagi kesehatan seseorang.

    Penelitian telah menunjukkan bahwa cuka sari apel memiliki sifat antimikroba dan dapat membunuh bakteri, ragi, dan infeksi jamur. Namun, satu penelitian menemukan bahwa cuka sari apel tidak efektif melawan influenza dan mungkin tidak memiliki efek terhadap virus, yang merupakan penyebab flu biasa.

    Meskipun tidak ada bukti ilmiah bahwa cuka sari apel merupakan pengobatan yang efektif untuk pilek, kualitas antimikroba yang dimiliki cairan ini dapat membantu meringankan gejala pilek pada sejumlah orang. Jika seseorang pilek dan lebih suka menggunakan obat alami daripada obat medis, mereka bisa mencoba menggunakan cuka sari apel untuk melihat apakah bisa meringankan gejala mereka.

    Selain memiliki efek antimikroba, cuka sari apel juga memiliki antioksidan. Banyak manfaat kesehatannya, karena senyawa polifenolnya. Senyawa tersebut merupakan bahan kimia aktif yang ada dalam tanaman, termasuk buah-buahan dan sayuran.

    Jenis cuka buah lainnya, seperti cuka anggur, juga mengandung senyawa polifenol. Namun, cuka putih tidak.

    Sementara senyawa polifenol bertindak sebagai antioksidan dan mencegah pembentukan radikal bebas, yang dapat merusak jaringan. Penelitian menunjukkan polifenol dapat memiliki efek positif pada jenis kanker tertentu, penyakit jantung koroner, dan berbagai gangguan peradangan.

    Beberapa jenis cuka sari apel dianggap sebagai ibu, karena merupakan koloni bakteri probiotik yang menguntungkan. Manfaat lainnya, dapat membantu mendukung usus dan sistem kekebalan tubuh.



    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id