Efek Mengurangi Konsumsi Gula

    Sunnaholomi Halakrispen - 14 November 2019 14:05 WIB
    Efek Mengurangi Konsumsi Gula
    Ketika mengurangi konsumsi gula, berat badan akan menjadi lebih ideal. (Ilustrasi/Pexels).
    Jakarta: Banyak mengonsumsi gula tentu bisa membuat kadar gula dalam tubuh meningkat dan berisiko mengidap diabetes. Lalu, apa yang terjadi ketika Anda mengurangi konsumsi gula?

    Disitat dari WebMD, kadar gula tak hanya didapatkan dari gula putih, tapi juga di dalam seluruh makanan, seperti buah, sayuran, susu, keju, dan bahkan biji-bijian. Misalnya dalam apel, dapat memiliki sekitar 20 gram gula. Tetapi juga mengandung vitamin, mineral, dan nutrisi lain untuk menyehatkan tubuh Anda.

    Serat apel dapat memuaskan rasa lapar Anda dan membuat tubuh menyerap gula dari buah lebih lambat. Gula yang ditambahkan adalah kalori ekstra tanpa nutrisi tambahan. Produsen juga menambahkan berbagai bentuk gula dan sirup pada sejumlah makanan olahan dan kemasan.

    Di antaranya, es krim, kue, permen, sirup, gula kelapa, dan soda, serta produk yang kurang jelas seperti saus tomat, saus spageti, yogurt, roti, dan salad dressing. Semuanya itu merupakan kalori kosong yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan masalah kesehatan lainnya.  

    Ketika mengurangi konsumsi gula, berat badan akan menjadi lebih ideal. Sebab, terlalu banyak kalori, dari mana pun asalnya, akan menyebabkan kenaikan berat badan. Tetapi banyak tambahan gula bisa membuat Anda lebih cenderung makan terlalu banyak sepanjang hari.

    Ganti beberapa kalori kosong itu dengan makanan utuh dan Anda akan merasa lebih cepat kenyang dan kecil kemungkinannya makan berlebihan. Kemudian, trigliserida yang lebih rendah.

    Jika berat badan Anda lebih tinggi dari seharusnya, Anda cenderung memiliki angka kolesterol tinggi, termasuk trigliserida selaku sejenis lemak dalam darah Anda. Pangkaslah gula tambahan dan Anda bisa menurunkan kalori dan berat badan. Cara ini juga bisa menurunkan kemungkinan risiko kolesterol Anda.

    Tapi itu bukan hanya penurunan berat badan. Bahkan jika berat yang sama dengan yang lain, orang yang dapat mengurangi setidaknya 20 persen kalori dari gula tambahan, cenderung memiliki trigliserida yang lebih rendah.

    Sementara itu, trigliserida tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung. Jika Anda bisa menurunkan lebih dari 20 persen kalori dari tambahan gula, bahkan jika Anda memiliki berat badan yang sehat, Anda mungkin dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

    Gigi pun menjadi lebih sehat, karena gula merupakan sumber makanan utama bagi bakteri yang tumbuh di mulut yang menyebabkan kerusakan gigi. Itu dapat menyebabkan gigi berlubang dan infeksi yang lebih serius.

    Mengurangi gula, terutama dalam minuman seperti soda, dapat membantu memperlambat atau menghentikan pembusukan pada gigi. Kemudian, juga menurunkan peluang penyakit lain, yakni tekanan darah tinggi, penyakit hati, dan penyakit serius lainnya.



    (YDH)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id