Studi: Perbedaan Golongan Darah Diduga untuk Mencegah Penularan Penyakit

    Anda Nurlaila - 26 Juni 2019 08:00 WIB
    Studi: Perbedaan Golongan Darah Diduga untuk Mencegah Penularan Penyakit
    Dari empat golongan darah utama, golongan darah A adalah yang paling purba dan telah ada pada hominid. (Foto: Pexels.com)
    Perbedaan golongan darah diduga diketahui melalui evolusi. Dari empat golongan darah utama, golongan darah A adalah yang paling purba dan telah ada pada hominid. Ahli hematologi di Rumah Sakit Umum Toronto Christine Cserti-Gazdewich mengatakan, golongan darah O lebih umum ditemui di Afrika dan bagian dunia dengan risiko tinggi malaria. Hal ini menunjukkan golongan darah membawa semacam keuntungan evolusi.


    Jakarta: Ada empat golongan darah utama, yakni A, B, AB dan O. Perbedaan golongan darah pada manusia kemungkinan besar untuk mencegah penyakit menular. Di sisi lain, ketidakcocokan pada beberapa golongan darah akibat proses evolusi.

    Dari empat golongan darah utama, golongan darah A adalah yang paling purba dan telah ada pada hominid. Golongan darah tipe B diperkirakan berasal sekitar 3,5 juta tahun yang lalu. Golongan darah B terjadi akibat mutasi genetik yang memodifikasi salah satu gula di permukaan sel darah merah. 

    Pada 2,5 juta tahun lalu, terjadi lagi mutasi pada gen gula yang tidak aktif sehingga memunculkan golongan darah O. Terakhir, muncul golongan darah AB, yang memiliki gula tipe A dan tipe B. 

    Gula dalam darah inilah penyebab beberapa golongan darah tidak cocok satu sama lain. Jika darah dari pendonor tipe-A diberikan kepada orang dengan tipe-B, sistem kekebalan penerima akan mengenali gula sebagai zat asing dan akan menyerang. 

    Reaksi kekebalan yang dihasilkan dapat mematikan bagi penerima. Golongan darah tipe O-negatif dikenal sebagai "donor universal". Hal ini karena darah tipe O-negatif tidak memiliki molekul yang memicu reaksi kekebalan tubuh pada penerimanya. 

    Studi: Perbedaan Golongan Darah Diduga untuk Mencegah Penularan Penyakit
    (Ada empat golongan darah utama, yakni A, B, AB dan O. Perbedaan golongan darah pada manusia kemungkinan besar untuk mencegah penyakit menular. Di sisi lain, ketidakcocokan pada beberapa golongan darah akibat proses evolusi. Foto: Pexels.com)

    Evolusi golongan darah

    Tetapi ketidakcocokan bukan alasan mengapa manusia memiliki beberapa tipe golongan darah. Kepala kedokteran transfusi di National Institutes of Health Clinical Center Harvey Klein mengatakan, "Transfusi darah adalah fenomena baru yang terjadi ratusan tahun bukan jutaan, dan karena itu tidak ada hubungannya dengan evolusi golongan darah," katanya seperti dimuat dalam Live Science.

    Penyebab evolusi golongan darah ini, salah satunya tampaknya adalah penyakit. Sebagai contoh, malaria tampaknya menjadi kekuatan selektif utama di belakang tipe darah O. 

    Ahli hematologi di Rumah Sakit Umum Toronto Christine Cserti-Gazdewich mengatakan, golongan darah O lebih umum ditemui di Afrika dan bagian dunia dengan risiko tinggi malaria. Hal ini menunjukkan golongan darah membawa semacam keuntungan evolusi.

    "Dalam kasus khusus ini, keuntungannya adalah sel yang terinfeksi malaria tidak menempel dengan baik pada sel darah tipe-O atau tipe-B," kata Cserti-Gazdewich. 

    Sel darah yang terinfeksi malaria lebih cenderung menempel pada sel dengan gula A dan membentuk rumpun yang dikenal sebagai "mawar". Rumpun mawar Ini bisa mematikan ketika terbentuk di organ vital, seperti otak. 

    Inilah sebabnya orang-orang dengan tipe O tidak terlalu merasa sakit saat terinfeksi malaria, menurut sebuah penelitian tahun 2007 dalam Proceedings of the National Academy of Sciences.

    Di sisi lain, orang bergolongan darah O lebih rentan terhadap penyakit lain. "Sebagai contoh, mereka diketahui lebih rentan terhadap Helicobacter pylori, bakteri yang menyebabkan bisul," kata Klein. Tetapi penelitian belum menunjukkan apakah penyakit menjelaskan mengapa manusia masih memiliki golongan darah.





    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id