Tips Mandi dengan Air Hangat

    Sunnaholomi Halakrispen - 11 Desember 2019 08:03 WIB
    Tips Mandi dengan Air Hangat
    Apabila ingin mandi air hangat, maksimal pada suhu 41 derajat celcius untuk orang dewasa. (Ilustrasi/Pexels).
    Jakarta: Salah satu cara untuk menghilangkan kotoran dan polusi di area kulit ialah dengan mandi untuk membersihkannya. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kondisi kulit semakin parah atau memburuk.

    Sebab, apabila menggunakan antioksidan dan sejenisnya tetapi polutannya masih menempel di kulit, maka antioksidan tersebut tidak akan berguna. Ketika telah terjadi kerusakan pada kulit, penanganannya hanyalah dengan terapi. 

    "Supaya relaks, mandi menggunakan air hangat, bukan air panas. Hangatnya sesuai dengan suhu yang direkomendasikan," ujar dr. Arini Astasari Widodo, Sp.KK dalam kegiatan Media Group Discussion bersama Ariston Thermo Indonesia di Ocha & Bella, Hotel Morrissey, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Desember 2019.

    Namun, mandi air hangat yang baik tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Harus menggunakan air dengan suhu yang sesuai untuk kulit. Air yang terlalu panas bisa merusak kulit dan akibatnya beragam.

    "Dapat menyebabkan luka bakar dan lepuh, serta membuat kulit kering. Mandi dengan air bersuhu terlalu dingin dengan durasi terlalu lama juga dapat menyebabkan kondisi yang disebut hipotermia," tuturnya.

    Maka demikian, apabila ingin mandi air hangat, maksimal pada suhu 41 derajat celcius untuk orang dewasa. Air hangat untuk sekitar alat kelamin sebaiknya suhu maksimal di angka 38 derajat celcius.

    "Kalau air terlalu panas dan lama, lemak yang baik untuk melembapkan kulit malah jadi hilang. Panas juga berbahaya bagi anak-anak, orang-orang cacat, susah bergerak, atau orang dengan gangguan mental," paparnya.

    Sedangkan air hangat untuk bayi berbeda dengan orang dewasa, yakni maksimal 37 derajat celcius. Selain itu, mandi dengan air hangat disarankan tidak berlama-lama. Durasinya, hanya lima hingga sepuluh menit. Lantaran, semakin lama mandi dengan air hangat berisiko membuat kondisi kulit keriput atau kerusakan lainnya.

    Cara mengeringkan kulit menggunakan handuk pun perlu dilakukan dengan hati-hati. Jangan digosok, akan tetapi dilakukan dengan ditepuk-tepuk saja.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id