World Flu Day 2019

    Influenza Ternyata Penyakit Mematikan

    Kumara Anggita - 25 November 2019 17:14 WIB
    Influenza Ternyata Penyakit Mematikan
    Konferensi Pers Hari Flu Sedunia 2019 (Foto: Kumara/Medcom.id)
    Jakarta: Influenza adalah penyakit saluran napas akut yang mudah menular dan virusnya telah menyebar hingga ke seluruh penjuru dunia. Bila dibiarkan penyakit yang sering dianggap sepele ini bisa mematikan.

    Data World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa sekitar lima hingga sepuluh persen orang dewasa dan 20 hingga 30 persen anak-anak terkena influenza setiap tahunnya. Serta sekitar 290.000 hingga 650.000 orang meninggal dunia karena influenza.

    Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI, FINASIM., Ketua Perhimpunan Alergi-Imunologi Indonesia menjelaskan bahwa penyebab influenza pada manusia adalah karena virus influenza tipe A dan Tipe B. Gejala yang dirasakan hingga 11 hari, sehingga mereka membutuhkan bed-rest sekitar 3-4 hari dan tidak masuk kerja 1-5 hari.

    Orang yang berisiko tinggi terkena penyakit influenza adalah individu lanjut usia, tenaga kesehatan, penderita penyakit kronis, penderita penyakit kardovaskuler, dan traveller.

    Untuk menghindari tertular penyakit ini, Ketua Indonesia Influenza Founfation (IIF) Prof. dr. Cissy B. Kartasasmita SpA(K), PhD., menganjurkan Anda untuk mengubah gaya hidup.

    "Kita bisa memulainya dengan menjalankan gaya hidup sehat yang dapat meminimalkan penyebaran virus. Misalnya mencuci tangan dan menutup mulut serta hidung ketika bersin," ujar Prof. dr. Cissy di Jakarta, Senin, 25 November 2019.

    Tak hanya itu, WHO juga merekomendasikan vaksinasi influenza tahunan. Hal ini berguna sebagai cara paling efektif untuk mencegah influenza.

    "Influenza adalah penyakit menular yang paling umum diderita para pelancong mancanegara dan bisa dicegah dengan vaksin. Vaksinasi influenza merupaka cara yang efektif untuk mencegah infeksi virus influenza," lanjutnya.

    Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI, FINASIM., Ketua Perhimpunan Alergi-Imunologi Indonesia, menekankan Anda untuk melakukan vaksinasi influenza tahunan. Secara medis, respons imunitas tubuh terhadap vaskinasi menurun seiring waktu, sehingga vaksinasi influenza harus dilakukan setahun sekali untuk proteksi yang lebih optimal.

    "Selain itu, strain virus influenza yang dominan menyebar di seluruh dunia berubah setiap tahunnya sehingga formula vaksin flu harus disesuaikan setiap tahun," papar Prof Dr. dr. Iris.

    Selain itu, menurut dr. Dhani Arifandi, Head of Medical Sanofi Pasteur Indonesia, influenza adalah 'virus pintar'. Penyakit bisa berubah setiap tahun untuk menyerang sistem kekebalan tubuh.

    "Vaksinasi merupakan investasi kesehatan di masa depan. Semua orang, termasuk yang sehat pun, berisiko terkena influenza," jelas dr. Dhani.

    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id