Penyebab Insomnia

    Sunnaholomi Halakrispen - 24 Juli 2019 06:08 WIB
    Penyebab Insomnia
    Ilustrasi-(Foto: Shutterstock)



    Ada berbagai macam faktor penyebab insomnia. Salah satunya yaitu peristiwa yang sangat menggangu pikiran Anda.


    Jakarta: Ketika Anda sering keluar malam karena suka berpesta atau Anda berada di kantor sampai larut untuk bekerja, lalu lelah, itu bukan contoh insomnia. Insomnia adalah ketika Anda tidak bisa tidur meskipun Anda ingin, atau Anda tidak bisa tidur cukup lama.

     



    Untuk mengatasi masalah insomnia, Anda perlu mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Nah, ada beragam penyebab dari insomnia dan berikut beberapa di antaranya.

    1. Peristiwa yang menekankan 

    Peristiwa seperti kehilangan pekerjaan atau kematian orang yang dicintai sering menyebabkan beberapa malam tanpa tidur. Dokter Anda mungkin menyebutnya insomnia akut, selama hilang dengan sendirinya dalam beberapa malam. Kekhawatiran jangka panjang, serta gangguan kecemasan, serangan panik, dapat menyebabkan insomnia kronis atau insomnia yang lebih serius.

    2. Waktu tidur tidak teratur

    Jam tidur yang membingungkan dapat membuat Anda terjaga ketika tiba waktunya untuk tidur. Mungkin itu hasil dari waktu tidur yang tidak konsisten, penerbangan panjang dari zona waktu lain, bekerja semalaman, atau mengubah shift untuk pekerjaan Anda.

    Beberapa orang memiliki ritme tidur yang berbeda yang membuat mereka tidak seimbang dengan aktivitasnya. Sehingga sulit bagi mereka untuk tidur pada waktu normal.

    3. Penyakit kejiwaan

    Keadaan mental yang bermasalah memainkan peran lebih dari separuh waktu. Orang dengan depresi jauh lebih mungkin mengalami masalah tidur, termasuk insomnia. Begitu juga mereka yang memiliki kecemasan, bipolar, dan gangguan obsesif-kompulsif. 

    Cara tidur Anda mempengaruhi atau memberikan peluang untuk sejumlah jenis penyakit. Tidak jarang Anda pun bisa didiagnosis dengan gangguan mental setelah Anda mencari bantuan untuk insomnia.

    4. Masalah pernafasan

    Mendengkur yang parah bisa berupa sleep apnea, yang memotong pernapasan Anda dan bisa membangunkan Anda ratusan kali dalam satu malam. Anda mungkin tidak mengingatnya, tetapi Anda mungkin merasa pusing ketika terbangun di keesokan harinya. 

    Terkadang, masalah ini berkaitan dengan berat badan Anda, tetapi tidak selalu. Alergi hidung dan asma juga bisa mengganggu pernapasan Anda. Periksakan ke dokter sehingga dia dapat menguji Anda untuk kondisi ini dan membantu Anda mengatasinya.

    5. Demensia

    Seiring dengan hilangnya ingatan, Alzheimer dan bentuk demensia lainnya dapat mengganggu ketenangan beberapa orang ketika hendak pergi tidur. Mungkin akan merasa gelisah. Ini dikenal sebagai sundown syndrome atau sundowning

    Orang tersebut mungkin merasa bingung, cemas, gelisah, atau agresif menjelang waktu tidur. Dia pun mulai mondar-mandir, bergoyang, atau bahkan berkeliaran. Terkadang perilaku ini bisa memudar, tetapi terkadang membuat mereka tetap terjaga sepanjang malam.

    6. Rasa sakit

    Apakah karena radang sendi, masalah punggung kronis, fibromyalgia, kanker, atau kondisi lain, rasa sakit dapat mencegah Anda tertidur dengan tenang atau mengganggu istirahat Anda. Untuk memperumit masalah, kesulitan tidur dapat membuat rasa sakit lebih menyakitkan juga. Anda mungkin perlu menangani gejala yang terpisah dari penyakit yang ada di baliknya.

    7. Gatal

    Kondisi seperti psoriasis dan eksim dapat membuat kulit Anda terbakar dan sangat gatal, sehingga hanya hal itu yang dapat Anda pikirkan. Jika Anda tertidur, Anda mungkin menggaruknya begitu keras hingga kembali membangunkan tidur Anda. 

    Untungnya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menenangkan kulit Anda. Tetapi, jika Anda tidak tahu apa yang menyebabkan gatal, pilihan terbaik adalah menemui dokter sebagai ahlinya, agar Anda tidak salah mengonsumsi obat.

    8. Menstruasi

    Biasanya di usia pertengahan, tubuh wanita perlahan berhenti membuat progesteron dan estrogen. Pergeseran keseimbangan hormon, serta perubahan lain yang biasanya terjadi dalam hidup saat ini dapat membuat Anda lebih peka terhadap hal-hal seperti stres yang memengaruhi tidur. 

    Semburan panas yang hebat akan terasa, meningkatkan suhu tubuh Anda. Bisa sangat tidak nyaman sehingga Anda terbangun dengan keringat dan terkadang terjadi dalam beberapa kali semalam.



    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id