Manfaat Mandi Air Hangat Sebelum Tidur

    Dhaifurrakhman Abas - 30 Juli 2019 13:14 WIB
    Manfaat Mandi Air Hangat Sebelum Tidur
    Ilustrasi--Pexels
    Air hangat dapat merangsang sistem termoregulasi tubuh. Ini merupakan sistem untuk memastikan atau meningkatkan proses pendinginan alami suhu tubuh.


    Jakarta: Mandi air panas satu atau dua jam sebelum tidur tampaknya efektif meningkatkan kualitas tidur. Hal itu diungkapkan sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan di University of Texas di Austin.

    Shahab Haghayegh, peneliti dari Departemen Teknik Biomedis mengatakan, mandi satu sampai dua jam sebelum tidur membuat suhu tubuh manusia menjadi dingin sekitar 0,5 hingga 1 derajat Fahrenheit. Ini mengikuti ritme sirkadian.

    “Salah satu alasan untuk efek ini adalah bahwa hipotalamus di otak mengatur suhu tubuh serta sejumlah fungsi lainnya, termasuk siklus tidur-bangun,” kata Haghayegh, dikutpi CNN.

    Haghayegh mengatakan, air hangat dapat merangsang sistem termoregulasi tubuh. Ini merupakan sistem untuk memastikan atau meningkatkan proses pendinginan alami suhu tubuh.
    Hanya saja, tingkat suhu air panas juga menentukan efektivitas untuk mendapatkan kualitas tidur ideal.

    Dalam studi yang diterbitkan jurnal Sleep Medicine Reviews itu, suhu air yang paling tepat ialah antara 104 hingga 109 derajat Fahrenheit. Dalam hasil analisis studi, mandi air panas dapat meningkatkan waktu tidur total, tidur gelombang lambat, dan kualitas tidur subjektif.

    Selain itu, mandi air hangat juga membuat onset tidur, atau jumlah waktu yang diperlukan untuk tertidur, menjadi lebih cepat. “Data menunjukkan bahwa mereka yang mandi dapat tertidur rata-rata 10 menit sebelumnya,” ujarnya.

    Dalam studi ini, Haghayegh dan rekannya menyisir 5.322 penelitian tentang tidur dan suhu yang diterbitkan dalam database sains. Kemudian tim peneliti mempersempit ruang lingkup studi menjadi 17 makalah yang secara khusus mencari data kuantitatif tentang efek pemanasan pasif berbasis air pada berbagai metrik tidur, termasuk latensi onset tidur.

    Tim menggunakan metode statistik untuk melakukan meta-analisis data. Haghayegh lantas menekankan bahwa sweet spot mandi air hangat berada dalam kisaran satu hingga dua jam. Sementara itu, menurutnya, mandi air hangat 15 menit sebelum tidur terlalu cepat untuk mencapai efek yang sama.

    Demikian pula soal zona suhu yang harus diatur menjadi 104 hingga 109 derajat Fahrenheit. Menurutnya, suhu tersebut penting untuk membuat tubuh dingin sebelum tidur.

    Sebaliknya, mandi dengan air dingin membuat tubuh menjadi hangat. Alhasil, tubuh sulit tertidur. “Selain membantu dalam bidang pengetahuan, kami merencanakan penelitian ini untuk merancang teknologi yang dapat meningkatkan kualitas tidurm” tandasnya.





    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id