Benarkah Kacamata Terapi bisa Menyembuhkan Mata Minus?

    Raka Lestari - 20 September 2019 06:00 WIB
    Benarkah Kacamata Terapi bisa Menyembuhkan Mata Minus?
    Selain menggunakan kacamata, Anda bisa menggunakan lensa kontak untuk alat bantu melihat bagi mata yang minus (Foto Ilustrasi: Kevin Ku/Pexels)
    Jakarta: Kacamata merupakan alat yang paling sering dipilih untuk membantu penglihatan atau gangguan mata lainnya. Namun baru-baru ini beredar informasi di media sosial mengenai manfaat dari penggunaan kacamata terapi, Ion Nano.

    Kacamata tersebut dianggap dapat mengobati berbagai macam gangguan dan penyakit pada mata. Mulai dari mata minus, rabun, katarak, dan lainnya.

    Namun ternyata setelah ditelusuri lebih lanjut, seperti dikutip dari situs kominfo.go.id, bahwa informasi mengenai manfaat dari kacamata Ion Nano tersebut merupakan keliru. Sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang cukup mengenai kemampuan dari kacamata tersebut dalam mengatasi berbagai penyakit atau gangguan pada mata.

    Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) berusaha untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat, serta merasa perlu memberikan konfirmasi yang akurat mengenai alat kesehatan mata.

    PERDAMI juga memberikan pernyataan resmi agar masyarakat bisa lebih kritis dalam memilih alat bantu penglihatan, dan tetap memeriksakan serta mendapatkan pelayanan kesehatan mata sesuai standar medis yang ada.

    Kacamata terapi tersebut, banyak dijual di pasaran sehingga masyarakat bisa dengan mudah mengaksesnya. Namun faktanya, mata yang minus tidak dapat disembuhkan.

    Dikutip dari Medcom.id, Dokter Spesialis Mata, dr. Joshua Lumbantobing, SpM menjelaskan bahwa mata minus atau plus bisa dikatakan tidak seperti penyakit pada umumnya. Yang bisa diatasi dengan obat-obatan atau latihan tertentu dan kerap kali ditawarkan di berbagai iklan atau media. Hal yang bisa dilakukan prinsipnya adalah menggunakan kacamata yang sesuai sebagai alat bantu.

    "Bicara tentang gangguan refraksi sebenarnya ini bukan penyakit yang ibaratnya ada istilah
    sembuh. Tapi lebih cocok dikatakan bahwa gangguan ini pengobatannya dikoreksi yang salah satunya dengan kacamata, baik itu plus ataupun minus," ujarnya.

    Selain menggunakan kacamata, Anda bisa menggunakan lensa kontak atau pembedahan khusus seperti LASIK atau tanam lensa. Tentunya untuk tindakan pembedahan ini, banyak bahan pertimbangan yang dapat dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

    Tak hanya itu, Anda yang sudah memiliki minus pada mata juga harus menggunakan kaca mata yang tepat secara konsisten, dan memeriksakan mata Anda setidaknya setahun sekali.



    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id