Charger Handphone Bisa Menyetrum?

    Sunnaholomi Halakrispen - 23 Agustus 2019 07:08 WIB
    <i>Charger Handphone</i> Bisa Menyetrum?
    Ilustrasi--Pexels
    Pengisian daya telepon bisa yang digunakan bisa menimbulkan risiko. Orang bisa saja secara tidak sengaja tersengat listrik dan terbakar kabel pengisian daya telepon yang digunakan.


    Jakarta: Fasilitas handphone bisa mengalihkan perhatian, tapi menggunakannya sambil tiduran bukan pilihan yang tepat. Sebab, Anda akan mudah mengalami insomnia. Ada juga fakta lainnya.

    Orang bisa saja secara tidak sengaja tersengat listrik dan terbakar kabel pengisian daya telepon yang digunakan. Hal ini terjadi saat Anda menggunakan handphone sambil di charge.

    "Pengisi daya bergantung pada transfer yang terkandung sejumlah arus listrik," jelas peneliti Dr. Carissa Bunke, selaku dokter residen pediatrik di University of Michigan C.S. Rumah Sakit Mott Children's di Ann Arbor, seperti dikutip WebMD.

    Bukan hanya tersetrum, Anda juga berisiko terkena bakaran dari kabel charge yang terbakar. Bahkan dalam beberapa kasus, bisa sampai memerlukan perawatan intens di rumah sakit.

    Tim Bunke menyoroti contoh kasus dari seorang wanita berusia 19 tahun yang mencari perawatan di UGD ketika dia mengalami sakit leher dan terbakar setelah terbangun dari tidurnya. Wanita itu tidak sengaja berbaring di atas kabel pengisian untuk iPhone Apple.

    Meskipun, kabel charge yang telah dialiri listrik tersebut tidak langsung dicolokkan ke handphone. Ya, hanya dibiarkan di setop kontak, namun juga memiliki pengaruh bagi tubuh.

    Pemicunya saat itu, ada pada ujung charge handphone yang langsung bersentuhan dengan kalung logam panjang yang dikenakan wanita itu. Arus listrik mengalir menyebabkan sensasi terbakar mendadak, bersama dengan rasa sakit parah di bagian leher korban.

    Pada kebanyakan kasus, efek kejutan atau luka bakar yang terjadi hanya akan sedikit merusak lapisan atas kulit. Luka seperti itu dapat diatasi di rumah atau dengan perawatan darurat dalam waktu yang tidak terlalu lama.

    "Dalam kasus yang lebih serius, luka bakar tingkat dua, yang menembus lapisan kedua kulit, dapat menyebabkan cedera serius yang terlihat secara eksternal yang memerlukan prosedur seperti cangkok kulit," kata Bunke.

    Bisa juga mengakibatkan cedera lebih serius di seluruh bagian leher. Pada kasus-kasus sengatan listrik yang serius bahkan dapat memicu detak jantung yang tidak teratur, kesulitan bernapas, atau kerusakan otot.

    "Pengobatannya tergantung pada tingkat keparahan, tetapi dalam kebanyakan kasus memerlukan kunjungan awal dengan dokter, memeriksa cedera internal dan eksternal atau efek samping, serta menindaklanjuti dengan penyedia perawatan primer atau pusat luka bakar," paparnya.

    Tetapi risiko sengatan listrik bukan hanya bergantung pada bagaimana atau di mana kabel handphone diletakkan di sekitar tempat tidur. Jenis pengisi daya yang digunakan juga penting, kata Bunke, dengan kabel tiruan yang lebih murah berpotensi menimbulkan risiko lebih besar dari pada charger bermerek asli.
     

    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id