Perawatan Rumahan untuk Pasien yang Diduga Terkena Virus Korona

    Raka Lestari - 28 Januari 2020 12:38 WIB
    Perawatan Rumahan untuk Pasien yang Diduga Terkena Virus Korona
    Beberapa rekomendasi perawatan sebagai berikut. (Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Wabah Coronavirus (Virus Korona) yang terjadi di Wuhan, Tiongkok baru-baru ini cukup menghebohkan. Penyebabnya adalah novel Coronavirus (2019 - nCov), yaitu jenis penyakit baru yang masih satu keluarga dengan SARS dan MERS. 

    World Health Organization (WHO) merekomendasikan agar pasien yang diduga terkena infesi virus Korona mendapatkan perawatan dan isolasi di rumah sakit. 

    Namun terkadang ada beberapa alasan atau situasi di mana pasien tidak bisa langsung melakukan perawatan di rumah sakit, seperti kapasitas atau fasilitas yang terbatas dan kurangnya sumber daya yang dibutuhkan untuk merawat pasien. 

    Dikutip dari website resmi WHO, jika terjadi situasi tersebut dan pasien memiliki gejala ringan tanpa kondisi kronis yang mendasarinya seperti jantung, gagal ginjal, atau masalah sistem kekebalan tubuh maka pasien bisa dilakukan perawatan di rumah dan melakukan beberapa rekomendasi perawatan sebagai berikut: 

    - Tempatkan pasien dalam ruangan khusus dengan ventilasi atau jendela yang baik 

    - Batasi jumlah pengasuh pasien, biasanya hanya satu orang dengan kondisi kesehatan yang sehat tanpa risiko kondisi tertentu. Tamu juga tidak diperbolehkan untuk menjenguk

    - Anggota keluarga lain sebaiknya berada di ruangan yang berbeda atau jika memungkinkan, usahakan berada dengan jarak satu meter dari pasien 

    - Batasi pergerakan pasien dan sebisa mungkin minimalisir berbagi ruangan dengan pasien. Pastikan ruangan yang harus berbagi dengan pasien seperti kamar mandi dan dapur memiliki ventilasi yang baik (biarkan jendela tetap terbuka)

    - Selain itu, pasien dan anggota keluarga lainnya harus memiliki edukasi yang cukup mengenai kebersihan pribadi, pencegahan infeksi dasar dan tindakan mengenai cara merawat anggota keluarga yang diduga terinfeksi seaman mungkin. 

    - Hal ini juga dilakukan agar mencegah penyebaran infeksi melalui kontak dengan barang-barang yang ada di rumah. Pasien dan anggota keluarga lainnya juga harus diberikan dukungan dan pemantauan secara berkelanjutan. 

    - Melakukan komunikasi dengan penyedia layanan kesehatan juga harus selalu dilakukan selama dilakukan perawatan di rumah atau sampai pasien sembuh secara total. 

    - Tenaga perawat kesehatan juga sebaiknya terlibat untuk melakukan peninjauan terhadap status kesehatan pasien dan perkembangan gejala pasien melalui telepon atau secara tatap muka jika memungkinkan. 




    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id