Jangan Gegabah Pakai Painkiller untuk Sakit di Ulu Hati

    Kumara Anggita - 09 Agustus 2020 14:55 WIB
    Jangan Gegabah Pakai Painkiller untuk Sakit di Ulu Hati
    Hati-hati memberikan obat antinyeri. Pada kasus usus buntu justru hal ini tidak disarankan. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)



    Jakarta: Nyeri perut bisa terjadi di mana saja. Dan salah satu area nyeri yang cukup sering dirasakan banyak orang adalah di bagian ulu hati. Kira-kira apa penyebab nyeri di bagian ini?

    Menurut Prof. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP yang merupakan Guru Besar pada Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo sekaligus Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastro EnteroHepatologi, nyeri di ulu hati sering tejadi karena Anda memiliki masalah lambung. 

     



    Bila memang Anda memiliki riwayat penyakit ini, Prof. Ari memberikan penjelaskan untuk memastikan Anda menghindari penggunaan penghilang rasa nyeri. 

    “Hati-hati jangan kasih obat yang untuk menghilangkan rasa nyeri. Itu akan memperburuk. Mungkin nyeri berkurang tapi sebenarnya problemnya akan semakin parah,” ungkapnya dalam Live Video Apa kata Dokter di Instagram.

    Ia juga menambahkan bahwa Anda juga harus menghindari penggunaan penghilang rasa sakit ketika punya penyakit usus buntu. Pemberian ini bisa membuat dokter bingung untuk mendiagnosis dan memberikan tindakan.

    “Kalau usus buntu juga tak boleh kasi painkiller. Jadi dokter lihat tak ada nyeri padahal prosesnya (gejala penyakit) berjalan,” paparnya.

    Bila Anda punya penyakit mag, mungkin Anda bisa mencoba untuk minum obat mag yang direkomendasikan dokter. Bila obat itu masih belum efektif, Anda bisa berkonsultasi ke dokter lagi untuk mendapatkan USG.

    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id