Cara Aman Mencegah Penyebaran Covid-19 Melalui Airborne

    Raka Lestari - 13 Juli 2020 19:17 WIB
    Cara Aman Mencegah Penyebaran Covid-19 Melalui Airborne
    Partikel virus korona sangat kecil bisa bertahan dalam ruangan dengan ventilasi yang buruk. (Foto: Pexels.com)
    Jakarta: Bukti baru menemukan bahwa virus yang dapat menyebabkan covid-19 dapat menyebar melalui mikrodroplets yang dapat menyebar sampai beberapa meter di dalam ruangan yang tertutup.

    Lebih dari 230 peneliti menuliskan surat kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memberikan panduan risiko penyebaran covid-19 melalui airborne.

    Para peneliti tersebut menemukan bahwa seseorang yang terinfeksi covid-19 dapat menyebar ketika seseorang tersebut membuang napas, berbicara atau batuk. Virus tersebut sangat kecil (mikrodroplets) sehingga bisa melayang-layang di udara dan berpotensi menyebar dalam jarak beberapa meter.

    Beberapa virus dapat menjelajahi seluruh ruangan sehingga orang lain yang menghirup virus tersebut bisa ikut terinfeksi covid-19.

    “Partikel yang sangat kecil tersebut sangat penting, bahkan lebih penting dibandingkan partikel yang lebih besar (droplets) dalam penyebaran virus,” kata Dr Dean Winslow, dokter penyakit menular di Stanford Health Care.

    “Risiko penularan akan semakin meningkat ketika berada di ruangan yang tertutup di mana terbatasnya pertukaran udara dan partikel aerosol tersebut bisa tetap bertahan di udara dalam jangka waktu yang cukup lama,” tegas Winslow.

    Untuk melindungi diri dari penyebaran melalui airborne, mencuci tangan, physical distancing, dan menggunakan masker adalah kunci penting untuk melindungi diri. Masker wajah merupakan bagian yang paling penting dalam mengurangi risiko penyebaran atau kemungkinan terpapar virus melalui aerosol.

    “Karena partikel virus yang sangat kecil tersebut bisa bertahan dalam ruangan dengan ventilasi buruk dalam rentang waktu beberapa menit sampai beberapa jam, penggunaan masker sekalipun berada di ruangan sangat direkomendasikan,” Dr Robert Glatter, seorang dokter darurat di Lenox Hill Hospital, New York.

    Winslow juga menyarankan untuk menghindari kerumunan dalam ruangan yang tertutup, seperti bar, restoran dalam ruangan, dan sebisa mungkin kurangi intensitas ke supermarket. Lakukan pembelanjaan fisik sekali untuk beberapa waktu tertentu.

    Atau lakukan pembelanjaan melalui daring atau online. “Kita harus melakukan berbagai pencegahan untuk melindungi diri kita dan keluarga melalui penyebaran airborne,” tutup Glatter.

    (TIN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id