Bahaya Penyakit Diabetes Seperti yang Diderita Papa T Bob

    Raka Lestari - 10 Juli 2020 13:56 WIB
    Bahaya Penyakit Diabetes Seperti yang Diderita Papa T Bob
    Papa T Bob sewaktu bersama Tri Kwek Kwek. (Foto: Dok. Papa T Bob/@papatbob_official)
    Jakarta: Diabetes merupakan penyakit yang berbahaya dan bisa menyebabkan kematian. Salah satunya adalah pencipta lagu anak-anak, Papa T Bob meninggal dunia karena diabetes. Kabar duka Papa T Bob meninggal dunia pada Jumat, 10 Juli 2020 disiarkan melalui pesan berantai.
     
    "Telah berpulang ke rahmatullah saudara kita, sahabat kita, Papa T Bob (Erwanda Lukas) pada hari Jum'at, jam 10.35 tgl. 10 Juli 2020," bunyi isi pesan tersebut. Pesan berantai itu dikonfirmasi oleh anak dari Papa T Bob, Vargo T Bob. 

    Lalu seberapa berbahayakan penyakit diabetes tersebut?

    “Sebelum ada covid-19 seperti sekarang, sudah ada penyakit yang berbahaya lainnya seperti diabetes. Penyakit ini jalannya pelan-pelan. Dan setiap 1 detik, ada 8 orang yang meninggal karena diabetes di seluruh dunia,” ujar dr. Dante S. Harbuwono, Sp.PD, Ph.D, KEMD, Kepala Divisi Metabolik Endokrin Departemen Penyakit Dalam FKUI/RSCM dalam acara Beat Diabetes Online Festival, Jumat, 10 Juli 2020.

    Ia menegaskan bahwa penyakit diabetes mematikan dan yang paling berbahaya adalah karena diabetes bersifat silent complication. “Jadi terkadang mungkin tidak terlihat tetapi menggerogoti tubuh. Misalnya bisa menggerogoti jantung, ginjal, atau bahkan bisa menyebabkan amputasi,” ujar dr. Dante.

    “Komplikasi dan kematian akibat diabetes ini sangatlah penting. Saat ini menurut data yang terbaru, ada sekitar 10,3 juta orang di Indonesia terkena diabetes. Itulah mengapa, mengobati diabetes sangatlah penting. Jangan lengah hanya karena tidak ada keluhan, lalu merasa aman,” uajr dr. Dante.

    Atau menganggap bahwa jika gula darah sudah dalam kondisi aman maka berarti sudah sembuh dari diabetes.

    “Jadi gula darah yang normal itu hanyalah gejala yang diobati untuk mengatasi diabetes. Diabetes itu ada komplikasi. Itu yang harus dilakukan, mengobati diabetes tidak hanya dengan gula darah,” ujar dr. Dante.

    “Bagaimana caranya agar orang-orang yang terkena diabetes ini tidak mengalami komplikasi. Komplikasi tersebut diantaranya adalah stroke, cuci darah, serangan jantung, amputasi, disfungsi ereksi, dan lain sebagainya. Komplikasi tersebut, pintu utamanya adalah gula darah,” jelas dr. Dante.

    Sehingga, ia menekankan bahwa ketika gula darah sudah normal bukan berarti sudah aman dari diabetes dan bisa mengonsumsi makanan seperti sedia kala.

    “Kalau sudah terkontrol, jangan berhenti untuk mengonsumsi obat. Gula darah terkontrol itu berarti satu persoalan sudah berkurang dan mengurangi risiko komplikasi,” ujar dr. Dante.

    “Dan untuk mengatasi komplikasi tetap harus ke dokter. Mengobati diabetes bukan hanya gula darah saja. Makanya diabetes disebut dengan mother of disease karena bisa berpengaruh ke penyakit lainnya,” tutup dr. Dante.

    (TIN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id