Penyebab WNI Terinfeksi Virus Korona di Singapura

    Raka Lestari - 05 Februari 2020 16:26 WIB
    Penyebab WNI Terinfeksi Virus Korona di Singapura
    Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Anung Sugihantono. (Foto: Dok. Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat)
    Jakarta: Satu Warga Negara Indonesia (WNI) di Singapura positif terkena novel coronavirus (2019-nCov) atau Virus Korona. Kementerian Kesehatan RI telah mengonfirmasi bahwa WNI yang berusia 44 tahun tersebut sedang berada dalam perawatan intensif dari pemerintah setempat. 
     
    Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Anung Sugihantono mengimbau agar WNI yang ada di Singapura untuk lebih berhati-hati.

    “Juga agar memerhatikan imbauan Pemerintah Singapura melalui situs resmi Kementerian Kesehatan Singapura,” ujar Anung, dalam sambungan Skype dari Natuna, di kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta Selatan, Rabu 5 Februari 2020.
     
    WNI tersebut tidak memiliki riwayat bepergian ke Tiongkok. Namun, dia merupakan pekerja rumah tangga dari warga negara Singapura yang positif terjangkit korona.

    Penularan ini dikenal juga dengan penularan dari manusia ke manusia atau human to human. Padahal, pada awalnya penularan virus corona tersebut ditularkan hanya melalui hewan. Kemungkinan, penularan dari manusia ke manusia disebabkan karena daya tahan tubuh yang sedang dalam keadaan kurang baik. 
     
    Sebagai tindakan pencegahan umum, WHO merekomendasikan bagi mereka yang mengunjungi pasar hewan hidup, pasar basah atau pasar produk hewan, sebaiknya melakukan tindakan kebersihan umum. Seperti mencuci tangan secara rutin dengan sabun dan air setelah menyentuh hewan dan produk hewan, hindari menyentuh mata, hidung atau mulut dengan tangan, dan hindari kontak dengan hewan sakit atau produk hewan yang sudah kedaluwarsa. 
     
    Coronavirus sendiri, menurut NPR, cara penularan pada umumnya dengan menyentuh atau mengonsumsi hewan terinfeksi yang belum teridentifikasi. Penyebaran dari manusia ke manusia terjadi melalui kontak dekat.

    Pada kasus WNI di Singapura sendiri diduga terjangkit dari majikannya yang juga memang terkonfirmasi positif terkena novel coronavirus (nCoV). Dr Maria Van Kerkhove dari divisi Eemerging Diseases and Zoonoses Unit WHO menjelaskan, Coronavirus ini biasanya menyebabkan gejala pada sistem pernapasan.

    "Sehingga kami menyarankan untuk menjaga kebersihan dasar seperti mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air secara keseluruhan. Selain itu juga usahakan ketika sedang bersin, menutup hidung dengan menggunakan tangan atau tisu," terang Dr. Maria.
     
    Kemudian juga dengan melindungi diri dari hewan-hewan yang berpotensial menyebarkan virus. Caranya adalah dengan mengindari kontak dengan hewan yang dicurigai terinfeksi dan pastikan untuk mencuci tangan secara keseluruhan setelah melakukan kontak dengan hewan. Pastikan juga untuk memasak hewan dengan matang sempurna sebelum mengonsumsinya.

    Menkes: WNI di Natuna Bukan Dikarantina Tapi Diobservasi




    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id