9 Diet Penurunan Berat Badan Populer

    Sunnaholomi Halakrispen - 14 September 2020 10:32 WIB
    9 Diet Penurunan Berat Badan Populer
    Ada banyak diet penurunan berat badan di luar sana. Beberapa fokus untuk mengurangi nafsu makan, sementara yang lain membatasi kalori, karbohidrat, atau lemak. (Ilustrasi/Pexels)
    Jakarta: Ada banyak diet penurunan berat badan di luar sana. Beberapa fokus untuk mengurangi nafsu makan, sementara yang lain membatasi kalori, karbohidrat, atau lemak. Caranya pun beragam, dan semuanya mengklaim lebih unggul.

    Namun, yang benar adalah tidak ada diet yang terbaik untuk semua orang. Diet yang berhasil untuk Anda mungkin tidak berhasil untuk orang lain. Dikutip dari Healthline, berikut 9 diet penurunan berat badan terpopuler.

    1. Diet Paleo

    Diet paleo berprinsip bahwa Anda harus makan makanan yang sama dengan yang dimakan nenek moyang Anda sebelum pertanian berkembang. Teorinya, kebanyakan penyakit modern dapat dikaitkan dengan pola makan Barat dan konsumsi biji-bijian, produk susu, dan makanan olahan.

    Paleo diet menekankan pada makanan utuh, protein tanpa lemak, sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Sementara itu, mencegah makanan olahan, gula, susu, dan biji-bijian.

    Beberapa versi paleo diet yang lebih fleksibel juga memungkinkan produk susu seperti keju dan mentega, serta umbi-umbian seperti kentang dan ubi jalar. Dalam penelitian, pelaku diet paleo secara otomatis makan lebih sedikit karbohidrat, lebih banyak protein, dan 300-900 lebih sedikit kalori per hari.

    Manfaat lainnya, diet ini tampaknya efektif dalam mengurangi faktor risiko penyakit jantung, seperti kolesterol, gula darah, trigliserida darah, dan tekanan darah. Namun, diet paleo menghilangkan biji-bijian, kacang-kacangan, dan produk susu, yang sehat dan bergizi.

    2. Diet Vegan

    Pola makan vegan membatasi semua produk hewani karena alasan etika, lingkungan, atau kesehatan. Veganisme juga dikaitkan dengan penolakan terhadap eksploitasi dan kekejaman terhadap hewan.

    Cara kerjanya, veganisme adalah bentuk vegetarianisme yang paling ketat. Selain menghilangkan daging, diet ini juga menghilangkan susu, telur, dan produk turunan hewani, seperti gelatin, madu, albumin, whey, kasein, dan beberapa bentuk vitamin D3.

    Pola makan vegan tampaknya sangat efektif dalam membantu orang menurunkan berat badan, seringkali tanpa menghitung kalori. Sebab, kandungan lemak dan seratnya yang sangat rendah dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

    Diet vegan secara konsisten dikaitkan dengan berat badan yang lebih rendah dan indeks massa tubuh (BMI) dibandingkan dengan diet lain. 

    Satu studi menunjukkan bahwa orang yang menjalankan pola makan vegan kehilangan 4,2 kg lebih banyak daripada mereka yang menjalani pola makan terkontrol. Kelompok vegan diizinkan makan sampai kenyang, tetapi kelompok kontrol harus membatasi kalori. 

    Pola makan nabati terkait dengan penurunan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kematian dini.  Membatasi daging olahan juga dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan kematian akibat penyakit jantung atau kanker.

    Sisi negatifnya, karena pola makan vegan sama sekali menghilangkan makanan hewani, mereka mungkin rendah beberapa nutrisi. Hal ini termasuk vitamin B12, vitamin D, yodium, zat besi, kalsium, seng, dan asam lemak omega-3.

    Halaman Selanjutnya
      3. Diet Rendah Karbohidrat…
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id