Demi Melawan Covid-19, Suntikan Antibodi sedang Dikembangkan

    Raka Lestari - 21 September 2020 09:03 WIB
    Demi Melawan Covid-19, Suntikan Antibodi sedang Dikembangkan
    Ilustrasi-Freepik
    Jakarta: Sebuah perusahaan asal Amerika serikat yang bergerak di bidang kesehatan, Eli Lilly and Co LLY.N pada pekan lalu menyebut, adanya temuan baru pengobatan antibodi yang sedang dikembangkan. Pengobatan tersebut dianggap dapat mengurangi pasien Covid-19 dengan gejala sedang dirawat di ruang gawat darurat.

    Dikutip dari Reuters, studi tengah melakukan pengujian terhadap tiga dosis berbeda LY-CoV555, salinan antibodi yang diproduksi oleh pasien yang pulih dari Covid-19. Pengobatan antibodi ini bekerja dengan mengenali dan mengunci zat asing agar tidak menginfeksi sel sehat.

    “Dari total 302 pasien yang dirawat dengan obat dari Lilly tersebut, sekitar lima orang atau 1,7 persen harus dirawat di rumah sakit atau kebutuhan untuk dirawat di ruang darurat. Sedangkan pasien yang mendapatkan placebo membutuhkan perawatan di rumah sakit atau ruang gawat darurat sebanyak enam persen,” kata juru bicara Lilly.

    “Data ini memang bukan hasil akhir, tetapi di antara yang lainnya data pengobatan covid-19 ini merupakan yang paling menggembirakan. Terutama pada pasien rawat jalan ringan hingga sedang yang sampai saat ini belum ada kemajuan pengobatan,” ujar Steven Seedhouse, seorang analis di Raymond James.
     


    Akan tetapi, perusahaan tersebut mengatakan bahwa masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai data yang mereka temukan. Selain itu, kebanyakan pasien rawat inap terjadi pada pasien dengan faktor risiko yang mendasari seperti obesitas atau usia lanjut. Lilly mengatakan, pada penelitian lebih lanjut perusahaan tersebut akan berfokus pada orang-orang dalam kelompok berisiko tinggi ini.

    Lilly mengatakan uji coba tersebut akan dilakukan pada 800 pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang. Percobaan berikutnya akan menguji LY-CoV555 yang dikombinasikan dengan LY-CoV016, yang mengikat area virus yang berbeda.

    Suntikan antiobodi yang diberikan melalui infus intravena, juga sedang diuji untuk mencegah Covid-19 pada penghuni panti jompo dan staf, serta untuk melakukan perawatan pada pasien yang terinfeksi corona yang sedang dirawat di rumah sakit.

    (FIR)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id