Wabah Covid-19, Destinasi Pariwisata di Banten Bakal Ditutup

    Sunnaholomi Halakrispen - 21 Maret 2020 08:04 WIB
    Wabah Covid-19, Destinasi Pariwisata di Banten Bakal Ditutup
    Ilustrasi Pantai. (Foto: Pexels)
    Jakarta: Pandemi global covid-19 (new coronavirus) terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, bahkan dinyatakan sebagai KLB (kejadian luar biasa) di Banten. Wabah tersebut pun memengaruhi sektor pariwisata. 

    "Imbauan ke pengelola untuk saat ini agar (destinasi pariwisata) dibatasi atau kalau mungkin ditutup," ujar Plt. Kepala Dinas Pariwisata Banten Dr. H. Tabrani, M.Pd, kepada Medcom.id.

    "Karena sudah ada beberapa juga (destinasi pariwisata) yang di tutup, terlapor sampai hari ini yang sudah ditutup Pantai Pasir Putih," tambahnya.

    Pantai Pasir Putih telah ditutup sejak Senin, 16 Maret 2020. Sedangkan, destinasi pariwisata lainnya belum ditutup. Namun, secara perlahan, secara berkala, seluruh wisata di Banten akan ditutup untuk sementara waktu.

    Sementara proses penutupan destinasi pariwisata, Tabrani mengimbau agar masyarakat dapat memahami virus SARS-CoV-2 selaku penyebab penyakit covid-19 bisa semakin menyebar. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mengunjungi lokasi yang penuh dengan keramaian.

    "Tidak mengunjungi tempat-tempat keramaian seperti objek wisata. Cukup saat ini berada di rumah. Itu jauh lebih baik, untuk membantu terputusnya penyebaran covid-19," pungkasnya.

    Hingga Jumat, 20 maret 2020 pukul 14:00 WIB, situasi di sekitar Pantai Carita dan Pantai Anyer tidak lagi ramai pengunjung. Ia pun berharap agar masyarakat dapat memahami keputusan penutupan destinasi pariwisata di Banten demi menekan lonjakan penyebaran penyakit covid-19.

    Sementara itu, jumlah pasien positif covid-19 di Banten mencapai 20 kasus per Jumat, 20 Maret 2020. Tiga di antaranya meninggal dunia dan satu orang dinyatakan telah sembuh. 

    Sedangkan, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 275 kasus dan dengan 75 kasus yang dinyatakan sembuh dari covid-19. Untuk pasien dalam pengawasan (PDP), terdapat 62 kasus dengan 9 orang sembuh.

    PDP tersebar di lima lokasi. Di antaranya, di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Serang.



    (YDH)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id