Manfaat Keju bagi Kesehatan

    Anda Nurlaila - 17 Juli 2019 06:00 WIB
    Manfaat Keju bagi Kesehatan
    Keju memang memiliki aroma khas bahkan ada yang berbau busuk. Tapi olahan susu ini bermanfaat untuk menguatkan gigi dan tulang. (Foto: Pexels.com)
    Keju adalah salah satu makanan olahan dari susu yang paling terkenal di seluruh dunia. Aneka makanan dibuat menggunakan keju sebagai salah satu bahannya.


    Jakarta: Keju adalah sebuah makanan yang dihasilkan dengan memisahkan zat-zat padat dalam susu melalui proses pengentalan atau koagulasi. Proses pengentalan ini dilakukan dengan bantuan bakteri atau enzim tertentu yang disebut rennet.

    Selain rasanya yang lezat, keju memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. WebMD menulis beberapa manfaat keju bagi kesehatan:

    1. Menguatkan gigi

    Keju memang memiliki aroma khas bahkan ada yang berbau busuk. Tapi olahan susu ini bermanfaat untuk menguatkan gigi dan tulang berkat kandungan kalsiumnya.

    2. Membantu tidur lebih nyenyak

    Keju mengandung triptofan, asam amino yang membantu tubuh Anda rileks dan merasa mengantuk. Sehingga Anda dapat tidur lebih lelap.

    3. Mengandung probiotik

    Keju gouda mengandung probiotik seperti bifidobacteria dan lactobacilli, bakteri baik yang biasanya hidup di usus. Bakteri ini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan.

    Manfaat Keju bagi Kesehatan
    (Sedikit aneh tapi nyata, bau tidak enak keju justru menunjukkan kualitas yang baik. Foto: Pexels.com)

    4. Menyehatkan jantung

    Jangan ragu untuk memasukkan keju dalam menu harian. Beberapa penelitian menunjukkan makan sekitar 1,5 ons keju sehari menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Tapi jangan mengasupnya berlebihan dan sebaiknya pilih keju rendah lemak. Perhatikan dan hindari jenis keju yang mengandung banyak lemak jenuh.

    5. Bau pada keju

    Keju memiliki bau yang khas dan sebagian cenderung beraroma tidak menyenangkan. Namun bau tidak enak keju menunjukkan kualitas yang baik. Jika tidak menyukai aroma keju yang menusuk, tanyakan jenis keju yang beraroma lebih harum atau toko yang memiliki pendingin keju.

    6. Jumlah asupan keju

    Sama seperti susu, asupan keju yang dianjurkan adalah tiga gelas setiap hari. Jadi, rencanakan makanan dan camilan Anda dengan memikirkan kebutuhan harian tersebut.

    7. Keju yang perlu dihindari wanita hamil

    Sebagian besar keju rendah lemak mungkin merupakan bagian yang baik dari diet calon ibu. Tapi tetap varietas keju keras. Keju lunak seperti feta, brie, dan keju biru tidak dipasteurisasi. Berarti jenis-jenis keju ini bisa tidak aman bagi wanita hamil.

    Bisakah makan keju mengganti sikat gigi?

    Mungkin terdengar aneh, bagaimana hubungan keju dengan menyikat gigi. Manfaat menyikat gigi adalah  selain membersihkan gigi juga membantu gigi lebih kuat. Tapi keju dipercaya juga menguatkan gigi.

    Tapi, ternyata keju tidak dapat menggantikan manfaat menyikat gigi tapi kalsiumnya membantu gigi lebih kuat. Mengunyah keju membantu tubuh mengeluarkan lebih banyak air liur yang mencegah mulut menjadi asam penyebab gigi berlubang dan penyakit gusi. Keju juga memiliki kasein yang membantu mengganti enamel atau lapisan luar gigi.



    (TIN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id