Studi: Mengonsumsi Makanan Berserat Tinggi Kurangi Risiko Kematian

Dhaifurrakhman Abas - 12 Januari 2019 16:45 wib
Studi: Mengonsumsi Makanan Serat Tinggi Kurangi Risiko Kematian
Studi: Mengonsumsi Makanan Serat Tinggi Kurangi Risiko Kematian (Foto: gettyimages)

Jakarta: Sebuah penelitian baru-baru ini menyebutkan orang yang mengonsumsi makanan tinggi serat bisa bertahan hidup lebih lama dibanding yang tidak mengonsumsinya.

Sebab makanan tinggi serat dianggap mampu mengadang tubuh dari serangan penyakit yang bertanggung jawab atas kematian umat manusia di seluruh dunia yaitu, penyakit jantung dan kanker.

"Orang yang makan karbohidrat nabati seperti sereal gandum, biji-bijian dan beberapa kacang-kacangan memiliki umur lebih panjang dibandingkan dengan orang yang asupan seratnya rendah," kata Andrew Reynolds, seorang peneliti di University of Otago di Selandia Baru, mengutip CNN.

Reynod bilang analisis ini dia sampaikan berdasarkan dari penelitian-penelitian yang sudah dilakukan selama 100 tahun. Ia juga menganalisis 180 studi observasi dan 50 uji klinis selama empat dekade terakhir.

"Manfaat kesehatan dari serat makanan nampaknya bahkan lebih besar dari yang kita duga sebelumnya," ujarnya.

Dalam analisisnya, Ia menyebutkan orang yang mengonsumsi makanan tinggi serat mengurangi angka kematian dari 15% hingga 30%. Adapun jumlah konsumsi yang serat yang baik adalah dari 25 hingga 29 gram serat setiap hari.

"Jumlah yang lebih tinggi bahkan lebih bermanfaat, menurut analisis kami," ungkapnya.

Meski begitu, studi ini mendapat banyak kritik. Penelitian ini dianggap hanya menganalisis manfaat makanan kaya serat pada peserta penelitian yang sehat tanpa melibatkan orang dengan kondisi kronis.

"Juga, sebagian besar studi dilakukan di masyarakat Barat. Artinya itu tidak 100 % pasti," kata Jim Mann, seorang profesor dari Human Nutrition and Medicine di University of Otago.

 


(ELG)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.