5 Cara untuk Hindari Binge Watching

    Yatin Suleha, Kumara Anggita - 16 Agustus 2020 07:00 WIB
    5 Cara untuk Hindari <i>Binge</i> <i>Watching</i>
    Lahirnya internet juga merevolusi gaya kita mencari hiburan. Kalau Anda jadi kalap menonton, ini disebut binge watching. (Foto: Dok. Juan Ordonez/Unsplash.com)
    Jakarta: Anda pastinya pernah mendengar istilah binge-watching. Kata binge sendiri berarti pesta minuman keras atau plesir minum. Namun artinya bisa berbeda jika kata binge ditambah dengan kata watching. Binge watching dalam Wikipedia bisa diartikan sebagai maraton menonton sebuah tayangan episode.

    Hal ini pernah terjadi pada sebuat saja Mawar. Ia disarankan oleh temannya sebuah serial sebut saja "A". Ketika menontonnya Mawar jadi suka dan tambah gereget. Di akhir episode 1 season 1, dia penasaran. 

    Rasa penasaran Mawar berubah jadi 'candu'. Saat pulang kerja ia melihat tayangan tersebut lagi sampai tiga episode. Dan di akhir pekan (apalagi jika long weekend), jangan ditanya lagi, ia akan menamatkan sampai semua season sampai habis. Inilah yang disebut dengan binge watching. 

    Walau belum banyak yang menikmati kelahiran internet yang merubah kesukaan menonton menjadi cara baru menikmati hiburan, dalam hal ini serial atau tontonan, namun perubahan internet juga ikut merevolusi cara hidup. 

    Misalnya, email menggantikan surat kepada sanak, keluarga, atau dalam bisnis. Dalam genggaman Anda, e-banking juga salah satu evolusinya. Atau mengirimkan data, gambar, suara melalui WhatsApp.

    Binge watching bisa diartikan kalap menonton. Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh Netflix di Februari 2014, sebanyak 73 persen bisa dimasukkan dalam golongan binge watching pada orang-orang yang menonton dua sampai enam episode sebuah tayangan tv show dalam satu hari. Apakah Anda juga pernah merasakannya? 

    Dikutip dari Northwester Medicine binge watching bisa menyebabkan beberapa hal, antara lain:

    1. Kecanduan

    Saat Anda terlibat dalam aktivitas yang Anda sukai seperti menonton series favorit, otak Anda menghasilkan dopamin yang merupakan zat kimia yang mendorong perasaan senang, gembira, dan bahagia. Pelepasan dopamin membantu Anda merasa baik, dan itu menghasilkan "high" yang serupa dengan yang dipicu oleh obat-obatan dan zat lain. 

    2. Mengganggu tidur

    Penelitian menunjukkan bahwa menonton episode berurutan dari acara favorit Anda dapat menggairahkan otak Anda, dan akibatnya, mengganggu kemampuan Anda untuk tidur. Dan episode-episode yang menunggu itu pada akhirnya membuat Anda jadi mau begadang.

    3. Depresi dan cemas

    Satu studi menemukan bahwa orang yang menonton lebih banyak menderita kecemasan dan depresi (mungkin karena isolasi).

    4. Masalah punggung

    Postur tubuh yang buruk dapat menyebabkan tulang belakang Anda melengkung atau lemah. Sering-sering stretching jika tak mau pegal dalam satu posisi.

    5. Kekurangan oksigen

    Duduk dalam waktu lama akan mengecilkan kapasitas paru-paru Anda sepertiga.
     

    Halaman Selanjutnya
    Tentunya Anda tak mau hal-hal…
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id