Jenis-jenis Kolestrol dan Cara Mengaturnya

    Raka Lestari - 04 September 2019 17:04 WIB
    Jenis-jenis Kolestrol dan Cara Mengaturnya
    Ilustrasi--Stock.
    Tak hanya negatif, kolesterol ternyata juga memiliki manfaat positif. Salah satunya yaitu sebagai bahan pembangun asam di usus yang mencerna makanan Anda.


    Jakarta: Kolestrol identik dengan efek negatif pada tubuh, namun pada dasarnya kolestrol memiliki peranan penting. Yaitu sebagai bahan pembangun asam di usus yang mencerna makanan Anda, membantu menjaga dinding sel tetap sehat, dan memungkinkan tubuh Anda untuk menghasilkan vitamin D.

    Seperti dikutip health, terdapat dua jenis kolestrol. Pertama adalah Low-density lipoproteins (LDL) yang bergabung dengan zat lain.

    LDL menyebabkan penumpukan plak lengket di dinding pembuluh darah Anda yang berkontribusi terhadap penyumbatan dan penyempitan arteri, yang pada akhirnya dapat merusak jantung Anda.

    "LDL merupakan kolestrol buruk, jadi semakin rendah maka semakin baik," Suzanne Steinbaum, DO, seorang ahli jantung di Mount Sinai Hospital.

    Sedangkan High-density lipoproteins (HDL) bertindak seperti pengumpul sampah dalam darah Anda, mengambil LDL, dan mengirimkannya ke hati Anda untuk diuraikan dan dikeluarkan dari tubuh.

    "Kolesterol yang baik benar-benar melindungi dan menjaga lapisan pembuluh darah Anda. HDL merupakan kolestrol baik, sehingga semakin tinggi maka semakin baik," kata Dr Steinbaum.

    Selain HDL dan LDL, kolestrol juga mengandung trigliserida. Lipid ini terbuat dari kalori ekstra yang tidak dibutuhkan tubuh Anda sesegera mungkin.

    Mereka disimpan dalam sel-sel lemak untuk digunakan sebagai energi di kemudian hari. Tetapi ketika trigliserida menjadi terlalu tinggi, mereka berkontribusi pada penumpukan plak arteri, kata Tamara Horwich, MD, direktur medis dari UCLA Cardiac Rehabilitation Program.

    Menurut penelitian, orang-orang dengan trigliserida tinggi berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung walaupun tingkat HDL dan LDL-nya sempurna.

    Jika kolesterol Anda tidak dalam kisaran normal, pertimbangkan untuk melakukan beberapa kebiasaan sehat. "Sebagian besar dari kita dapat mengubahnya dengan menjalani hidup sehat," kata Dr Steinbaum.

    Salah satu yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan olahraga rutin. Olahraga adalah cara terbaik meningkatkan HDL yang bermanfaat dan juga memangkas trigliserida.

    Jadi usahakan untuk berolahraga aerobik sedang selama 150 menit (atau aktivitas intensitas tinggi 75 menit) dalam seminggu  ditambah beberapa latihan kekuatan tambahan, saran Dr Horwich.

    Dalam mengonsumsi makanan, cobalah untuk membatasi karbohidrat olahan dan lemak jenuh (terutama dalam makanan olahan dan gorengan). Menumpuk terlalu banyak gula dan karbohidrat olahan lainnya meningkatkan kadar trigliserida, sementara lemak jenuh meningkatkan LDL.



    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id