comscore

Cara Mengobati Sengatan Tawon

Raka Lestari - 25 Juni 2020 14:12 WIB
Cara Mengobati Sengatan Tawon
Sengatan tawon, biasanya lebih menyakitkan dan lebih mengiritasi dibandingkan sengatan lebah. Sengatan tawon, bahkan bisa lebih berbahaya jika Anda memiliki alergi. (Ilustrasi/Pexels)
Jakarta: Gigitan serangga, seperti lebah dan tawon tentunya akan sangat mengganggu. Dan sengatan tawon, biasanya lebih menyakitkan dan lebih mengiritasi dibandingkan sengatan lebah. Sengatan tawon, bahkan bisa lebih berbahaya jika Anda memiliki alergi.

Seperti dilansir Insider, perbedaan utama antara lebah dan tawon adalah, lebah merupakan hewan vegetarian sedangkan lebah adalah hewan karnivora. Menurut Keith Delaplane, PhD, direktur dari Honey Bee Program di University of Georgia, tawon mendapatkan makanan dari protein hewani. Itulah mengapa mungkin Anda pernah melihat tawon yang berkeliling di sekitar daging.
Tawon berukuran lebih ramping dibandingkan lebah dengan bagian bawah perut yang lebih runcing. Beberapa jenis lebah, terutama lebah madu akan mati setelah mereka menyengat. Sedangkan lebah, bisa menyengat lebih dari satu kali. Meskipun kedua serangga ini akan mempertahankan sarangnya jika merasa terancam, tawon biasanya lebih agresif dan menggunakan sengatan mereka sebagai senjata untuk berburu.

Jika seseorang terkena sengatan tawon, biasanya akan mengalami gejala seperti berikut ini:

- Kulit kemerahan dan ada sensasi hangat
- Rasa sakit dan bengkak pada kulit
- Gatal-gatal

Untuk mengatasi sengatan tawon, berikut adalah panduan yang bisa dilakukan dari John Hopkins Medicine:

- Cuci bagian yang terkena sengatan menggunakan air dan sabun
- Aplikasikan es batu pada area yang terkna sengatan untuk mengurangi pembengkakan dan  rasa sakit (biarkan selama 10 menit, kemudian lepaskan selama 10 menit. Ulangi hal tersebut sampai sekitar 30 menit sampai 1 jam).
- Angkat bagian yang terkena sengatan tersebut keatas untuk mengurangi pembengkakan.
- Untuk mengurangi pembengkakan dan rasa gatal, bisa menggunakan obat antihistamin yang banyak dijual di pasaran. Anda juga bisa mengonsumsi obat anti nyeri untuk mengurangi rasa sakit.
- Jika gejala bertambah parah, bahkan dapat menyebabkan sesak napas sebaiknya langsung periksakan ke dokter.



(YDH)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id