• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 21 OKT 2018 - RP 46.708.723.881

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Perjuangan Keira Knightley Mengatasi Gangguan Mental

Cecylia Rura - 10 Oktober 2018 07:16 wib
Keira Knightley (Foto: gettyimages)
Keira Knightley (Foto: gettyimages)

Jakarta: Masalah kesehatan mental kerap kali tidak tampak. Hal ini juga yang rupanya dialami bintang Hollywood Keira Knightley.

Saat masih berusia 19 tahun, aktris kelahiran London itu pernah mengalami Post Traumatic Stress Disorder (PTSD), kondisi mental yang dipicu oleh trauma masa lalu dan memberikan serangan panik.

"Rasanya menakjubkan ketika melihat ke masa lalu dari luar, rasanya seperti dihantam bertubi-tubi! Namun, dari dalam hanya terdengar kritik, sungguh. Dan aku sempat waspada bahwa aku tidak tahu apa yang aku lakukan," ungkap aktris yang mengambil peran dalam film The Nutcracker and the Four Realms saat berbincang via Podcast dengan Awards Chatter, wartawan Hollywood Reporter.

Keira melanjutkan, dia tidak tahu apa yang dikerjakan bahkan keahlian yang dimiliki. "Apa yang kuketahui adalah sesuatu yang terkadang bekerja, tetapi tidak tahu bagaimana cara menangkapnya," katanya.

Menurutnya, ketika mendapatkan nominasi ada perasaan tertekan sekaligus rasa bijak untuk menanggapinya. Hal itu terjadi pada saat momen wawancara dan beberapa orang masih berkata-kata.

"Semua orang masih mengira Anda buruk, atau hanya fokus pada penampilan, atau fokus dengan apa yang terjadi dengan Anda. Saat itu aku masih berusia 19 tahun, yang bisa didengar hanyalah hal-hal negatif," paparnya.

Pada usia 22 tahun, bintang film Love, Actually itu mengaku sempat mengalami gangguan mental. Dia kemudian didiagnosa PTSD selama satu tahun dan menjalani terapi.

"Aku menjalani terapi dan terapis itu berkata, 'Ini menakjubkan-Aku biasanya datang kemari dan menemukan orang berpikir sedang membicarakannya dan mereka berpikir mereka tengah dibuntuti, tetapi sebenarnya tidak,'" kenang Keira.

Kini, sebagai figur publik Keira Knightley mencoba mengenali pekerjaannya. Dia ingin menjalani kehidupan yang lebih sehat dan mencoba berbagi apa yang bisa dibaikan kepada publik.

"Aku ingin merasa lebih baik dan aku tidak mengatakan tidak ada jalan untuk pergi. Aku ingin tetap belajar dan menekan diriku mendorong diriku, tetapi aku ada di tempat baik di mana aku sangat nyaman dengan apa yang bisa aku lakukan," ungkapnya.


 


(ELG)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.