Dampak Positif dan Negatif dari Kafein bagi Tubuh

    Anda Nurlaila - 17 Mei 2019 11:31 WIB
    Dampak Positif dan Negatif dari Kafein bagi Tubuh
    Mengonsumsi sekitar 400 miligram kafein atau empat cangkir kopi sehari tidak menimbulkan masalah bagi orang dewasa yang sehat. (Foto Ilustrasi: Bruce Mars/Pexels)
    Selain memiliki banyak manfaat, minuman yang mengandung kafein juga punya dampak negatif. Itu bisa dialami seseorang yang mengonsumsinya secara berlebihan. Jadi perlu diketahui takaran yang pas untuk mengonsumsi minuman yang mengandung kafein.

    Jakarta:
    Bagi sebagian orang, memulai hari tidak lengkap tanpa minum secangkir kopi. Minuman beraroma khas ini sering dipakai meningkatkan energi yang mulai menurun pada sore hari.
    Faktanya, mengonsumsi kopi atau minuma yang mengandung kafein ternyata memengaruhi kinerja tubuh. Ada yang berdampak positif, tak juga yang berdampak negatif, seperti ditulis WebMD:

    -Membangun energi

    Kafein meningkatkan energi dan suasana hati, serta membuat Anda lebih waspada. Meski tidak disimpan dalam tubuh, kafein memengaruhi peminumnya hingga enam jam setelah diminum. Namun, ssupan kafein berlebihan dapat menyebabkan rasa waspada beralih ke gelisah dan cemas.

    -Mengganggu tidur

    Terlalu banyak kafein dapat membuat Anda sulit tidur di malam hari. Asupan kafein dalam jumlah sedang menyebabkan insomnia pada beberapa orang. Terutama jika diminum mendekati waktu tidur.

    Efek ini semakin buruk seiring bertambahnya usia. Hindari kafein pada sore dan malam hari jika memengaruhi tidur. Ingat, kafein bukan hanya ada dalam kopi atau teh. Tetapi juga di dalam cokelat, minuman berenergi, dan makanan atau minuman kemasan lainnya.

    -Meningkatkan detak jantung

    Kafein merupakan stimulan yang dapat meningkatkan detak jantung. Bagi kebanyakan orang, hal ini bukan masalah. Tapi terlalu banyak asupan kafein atau tubuh yang terlalu sensitif, akan membuat denyut nadi terlalu cepat. Kadang-kadang terasa seperti jantung berdetak dengan irama yang tidak biasa atau disebut jantung berdebar.

    -Penyebab sakit kepala

    Asupan kafein dalam bentuk kopi dan minuman berenergi setiap hari dapat menyebabkan sakit kepala "rebound". Penghentian kafein sekaligus mungkin memperburuknya. Lebih baik kurangi kafein sedikit demi sedikit.

    Dampak Positif dan Negatif dari Kafein bagi Tubuh

    -Lebih sering berkemih

    Kafein bersifat diuretik, yang membuat Anda lebih sering berkemih. Sekitar 300 miligram kafein atau tiga cangkir kopi dapat Anda membuat BAK lebih sering jika tidak terbiasa meminumnya.

    -Meningkatkan kinerja olahraga

    Kafein membantu mereka yang melakukan olahraga "daya tahan". Seperti berlari, bersepeda, atau berenang. Efeknya membuat tubuh lebih kuat dan mengalami lebih sedikit nyeri otot. Bentuk non-cair seperti pil yang diminum sejam sebelum olahraga juga memberikan hasil maksimal.

    -Membantu pulih dari latihan

    Beberapa penelitian menunjukkan kafein dapat membantu tubuh pulih lebih cepat setelah latihan berat. Kafein akan mengisi ulang bahan bakar tubuh yang tersimpan dalam glikogen. Kombinasi dengan karbohidrat, seperti dalam bar olahraga, dan minuman memberi efek lebih baik.

    -Meningkatkan tekanan darah

    Meskipun alasannya tidak jelas, kafein dapat meningkatkan tekanan darah sementara waktu dan kadang dalam jangka panjang. Hal ini bisa disebabkan pemblokiran hormon yang membuat pembuluh darah melebar dan tekanan turun.

    Sebab lainnya adalah tubuh melepas lebih banyak adrenalin, hormon yang meningkatkan tekanan darah. Konsultasikan ke dokter mengenai asupan kafein jika Anda memiliki tekanan darah tinggi atau masalah jantung.

    -Melindungi diri terhadap penyakit

    Kafein mungkin lebih membantu mencegah batu empedu dan peradangan, di antara masalah medis lainnya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat membantu mencegah penyakit neurologis tertentu, seperti Parkinson, Alzheimer, Huntington, multiple sclerosis, dan epilepsi. Dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk membuktikannya.

    -Memengaruhi menopause

    Setelah melewati menopause pada usia sekitar 50 tahun, kafein dapat memengaruhi panas tubuh yang tiba-tiba melonjak. Ini dikenal sebagai hot flashes. Terapi hormon dapat membantu.


    Berapa asupan normal?
    Kemampuan tubuh terhadap kafein tergantung pada berat badan, diet, obat-obatan, dan kesehatan secara keseluruhan. Mengonsumsi sekitar 400 miligram kafein atau empat cangkir kopi sehari tidak menimbulkan masalah bagi orang dewasa yang sehat. Lebih dari 600 miligram masuk kategori berlebihan.

    Pada sebagian orang yang sensitif, dapat merasakan nyeri perut, sakit kepala, otot berkedut, atau jantung berdebar. Saatnya mengurangi kafein. Diskusikan dengan dokter jika Anda hamil atau memiliki masalah jantung.

    Benarkah Minum Kopi Membangkitkan Semangat?




    (FIR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id