Apakah Tekstur Mi Tertentu Bahaya untuk Perut?

    Kumara Anggita - 02 Juli 2020 20:00 WIB
    Apakah Tekstur Mi Tertentu Bahaya untuk Perut?
    Apakah tektur mi tertentu bisa berbahaya untuk perut Anda? Simak jawaban Prof. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
    Jakarta: Banyak anggapan-anggapan yang beredar seputar mi instan. Salah satu di antaranya adalah tektur mi tertentu bisa berbahaya untuk perut.

    Apakah benar tekstur makanan bisa membahayakan pencernaan kita? Prof. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP merupakan seorang dokter spesialis penyakit dalam-Gastroenterologi-Hepatologi memaparkan bahwa anggapan ini adalah anggapan yang salah. 

    Ia bilang, ini karena tubuh memiliki kemampuan tersendiri dalam memproses setiap makanan dengan segala tekstur.

    “Pernah bahkan disebutkan bahwa dia makan mi, tidak dimasak dengan baik dan menyumbat di ususnya. Tidak,” jawabnya dalam Instagram Live dengan tema Apa Kata Dokter: Berbagai Pertanyaan Seputar Konsumsi Mie Instan.

    “Karena pertama makanan itu ada proses pengunyahan. Ok kalau langsung telan, lambung itu dindingnya tebal dan ada asam lambung yang pH nya 1-2. Ini tujuannya untuk menghancurkan makanan. Lalu otot-otot di dinding dalam lambung juga menghacurkan makanan, memapatkan makanan tersebut,” jelasnya.

    Proses ini ada agar bagian organ lain bisa memprosesnya dengan mudah. Jadi Anda tak perlu takut kalau mi instan memiliki tekstur-tekstur yang Anda pikir akan melukai pencernaan Anda.

    “Tujuannya apa? Pertama asam lambung itu tujuannya kalau ada kuman yang tertelan itu dimatikan oleh asam lambung itu. Lalu proses lemak semua itu dihancurkan, tujuannya agar masuk ke usus dua belas jari mudah diserap oleh usus kita karena proses penyerapan terjadi di usus halus," papar Prof. Ari.

    "Sedangkan di proses lambung ini ada proses enzim juga memang, tapi terutama adalah proses untuk menghancurkan makanan tersebut,” ungkapnya. “Jadi tak mungkin makanan itu berbentuk ‘mi’ pada saat di usus halus karena ada proses penghancuran itu,” pungkasnya.


    (TIN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id